Meresahkan, Café Menyurupai Pub di HST Ditertibkan Tim Gabungan

Barabai, KP – Setelah adanya rapat pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), dan keresahan warga, akhirnya Selasa (2/11) malam,  café menyurupai pub ini ditertibkan tim gabungan.

Tim baik dari Kepolisian, Satpol PP pihak DPRD , dan instansi terkait lainnya, langsung berdialog dnegan pemiliknya dan cek suasana di lokasi, yang tengah ramai.

Pemilik diminta setuju dengan nyataan untuk tidak lagi mengulangi hal serupa seperti live musik, joget dan sebagainya. Dan kalau mengulangi izin dicabut.

Surat pernyataan dibuat dan terlebnih dahulu ditandatangani Asisten 1 Bidang Pemerintahan H Ainur Rafif, Ketua DPRD, H Rachmadi,  Komandan Satpol PP, Subahani, Kepolisian diwakili Iptu Ssoebagio .

Termasuk dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, A Syahriani Effendi.

Dan pada mula si pemilik CF Hussam Faruk,  sempat berkilah bahwa tidak ada live musik

Berita Lainnya

Hijaukan Banua, Partai Gelora Tanam 130.000 Pohon

1 dari 1.336

Sebelumnya Netizen di HST dibuat heboh dengan viralnya video pengunjung sebuah cafe yang berjoget diiringi musik disko dipadukan dengan gemerlapnya lampu warna-warni menyerupai pub.

Diketahui cafe tersebut berada di Jalan Murakata RT 5 RW 2 Kecamatan Barabai,  tpatnya dekat Tugu Burung Anggang Barabai.

Banyak warga net yang mengecam cafe tersebut, k arena dianggap mencoreng citra Kota HST yang religius. 

Soal izin, sebelumnya Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Nurul Saidah mengatakan jika cafe tersebut legal dan memiliki izin Nomor Induk Berusaha (NIB) 9120216182606. Izin ini diterbitkan tanggal 26 Oktober 2021.

Namun dia menegaskan dalam surat perizinan usaha tersebut hanya berbentuk rumah minum atau cafe. Artinya hanya menyediakan makan dan minum saja. Selebihnya tidak diizinkan.

Dia juga mengatakan pihaknya sudah memanggil pemilik café serta memperingatkan  agar mengikuti aturan di surat perizinan yang mereka buat.

“Cafe ini sudah menyalahi aturan perizinan, jadi kami berikan teguran. Jika masih bandel diberi surat peringatan sampai tiga kali. Kalau tidak mempan akan diberi sanksi,” ujarnya. (ari/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya