Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Balangan

Petani Desa Balida Tanam Padi Perdana

×

Petani Desa Balida Tanam Padi Perdana

Sebarkan artikel ini
hal 2 Bal 3 klm 5
ASISTEN III - H Akhmad Nasa'i bersama Sekretaris DKP3, Kepala desa dan tamu undangan lakukan tanam perdana. (KP/Ist)

Paringin, KP – Masuknya awal musim tanam pada tanaman padi sawah, kelompok tani di Desa Balida Kecamatan Paringin, melakukan penanaman perdana padi di sawah wisata Racah Mampulang, Kamis (09/12/2021) kemarin.

Kegiatan seremonial tanam perdana yang difasilitasi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balangan tersebut dihadiri oleh Asisten III Setdakab Balangan H Akhmad Nasa’I serta unsur Forkopimda.

Kalimantan Post

Asisten III Setdakab Balangan H. Akhmad Nasa’i mengatakan, kegiatan hari ini merupakan kegiatan tanam perdana musim tanam Februari hingga Maret.

“Kita berharap padi yang ditanam tadi bisa tumbuh subur, dan bisa memberikan kemakmuran petani di Desa Balida Khususnya,” imbuhnya.

Nasa’i, juga berharap kepada petani agar mengunakan bubuk organik untuk penyubur tanah dan tanaman padi dimana hal itu sangat efektif sekali. Yang mana satu bungkus bubuk harga Rp50 ribu cukup untuk setengah hektare dengan dicampur air.

“Semoga dengan bubuk organik ini semakin menghemat pengeluaran dari para petani kita di Desa Balida dan petani didesa desa lainnya,” ucapnya.

Sekertaris DKP3 Balangan Rahimi menyampaikan, untuk jenis padi yang ditanam ini merupakan jenis Padi Impari 30.

“Mengapa Desa Balida menjadi tempat tanam perdana karena Desa Balida yang telah siap lahan sawahnya, dan masyarakatnya sangat antusias,” ujarnya.

Rahimi berharap kepada petani padi yang ada di Kabupaten Balangan agar bisa melakukan penanam padi secara serentak.

Sementara, Kepala Desa Balida Saridin mengungkapkan, Kelompok tani yang ada di Balida berjumlah 11 kelompok, dan sedangkan luasan keseluruhan persawahan yang ada sekitar 50 hektare.

“Untuk penanaman perdana yang diselenggarakan di wisata Racah Mampulang ini luasannya berkisar 5 hektare,” imbuhnya.

Disebutkannya, usia penanaman padi tersebut akan dilakukan perawatan dan pemeliharaan terhadap tanaman padi, agar mampu memberikan hasil yang baik.

Baca Juga :  Rakor  Puskomin  Balangan  Perkuat  Sinergi  Antisipasi  Isu  StrategisDaerah 

Saridin menambahkan, karena sawah ini berada di tempat wisata, pihaknya harus semaksimal mungkin untuk merawat padi untuk menambah kemeriahaan dari pariwisata di Desa Balida tersebut.

“Tentunya penanaman padi ini kami telah menerapkan pola-pola dari para penyuluh pertanian, selanjutnya pemeliharaan akan selalu dilakukan dengan penyemprotan dan obat-obatan,” pungkasnya. (srd/K-6)

Iklan
Iklan