Pelaihari, KP – Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus beriorientasi pada profit atau keuntungan untuk menyumbang dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta menjadi acuan indikator sebagai perusahaan yang maju dan berkembang.
Hal ini disampaikan Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta saat memimpin Rapat Koordinasi Penilaian Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) BUMD Kabupaten Tala tahun 2022.
Bertempat di Ruang Sarabakawa Best Westren Hotel Kindai Banjarmasin, beberapa waktu yang lalu.
Lebih lanjut, kondisi perekonomian di tahun 2022 akan dipengaruhi oleh berbagai faktor diantara lain keberhasilan penanganan Covid-19, pulihnya konsumsi masyarakat, implementasi reformasi struktual dan prospek pertumbuhan ekonomi global. Penyusunan RKAP BUMD Tahun 2022 adalah sebuah kewajiban direksi yang merupakan penjabaran tahunan dari rencana bisnis. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penilaian terhardap RKAP BUMD Tahun 2022 sebagai dasar pelaksanaan program kegiatan BUMD yang ada di Kabupaten Tala.
“Perusahaan harus menyusun strategi secara matang agar ditahun yang akan datang dapat memberikan kontribusi terhadap daerah,” tutur Kamta.
Sukamta juga mengingatkan kepada empat BUMD yaitu PD Baratala, PDAM Tanah Laut, PT Bank Perkreditan Rakyat Tanah Laut (BPR), PD Tala Manuntung (TM) agar meningkatkan kinerjanya sehingga bisa lebih baik lagi dan berkontribusi baik dalam menggerakkan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) baik dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat sehingga keberadaan BUMD betul-betul memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, pembangunan daerah serta bagi pemerintah daerah.
“Semoga ditahun yang akan datang semua BUMD berkontribusi bagi penerimaan daerah, karena itu salah satu tolak ukur keberhasilan dalam menjalankan BUMD,” harap bupati. (rzk/K-6)















