Kotabaru, KP – Warga Kecamatan Sungai Durian menginginkan adanya bank pembantu di wilayahnya, agar roda perekonomian bisa berjalan lancar, khususnya mendukung transaksi pembayaran.
“Kami mengharapkan adanya bank pembantu, agar dalam transaksi pembayaran mau pun pembelian berbagai barang atau pun hasil panen bisa lebih cepat,” kata salah satu warga Sungai Durian pada saat reses Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syarifuddin, belum lama ini.

Selain itu, juga menyampaikan aspirasi terkait jalan lingkar antar desa dan kecamatan, tenaga medis yang kurang aktif di Puskesmas, perbaikan jembatan dan penerangan jalan umum (PJU).
Kemudian menyangkut gedung perpustakaan yang kurang isinya, baik buku bacaan, meja, kursi dan lemari.
Menanggapi apa yang menjadi permasalahan warga ini, Bang Dhin panggilan akrab M Syaripuddin mengatakan, akan memilah mana yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten, dan mana yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.
“Setiap usulan yang disampaikan ini ada tahapan dan prosesnya. Jika ini menjadi kewenangan pemerintah kabupaten, maka saya akan berkoordinasi dengan Pemkab Kotabaru,” kata politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
Namun jika ada yang menjadi ranahnya Pemerintah Provinsi, maka akan dibawa dan sampaikan langsung ke dinas terkait untuk ditindaklanjuti.
Bang Dhin menambahkan, untuk permintaan adanya Bank Pembantu, akan dikoordinasikan dan mohonkan ke pihak perbankan yang ada di provinsi agar bisa mendirikannya disini melalui Bank Cabang yang ada di Kotabaru.
“Kita akan koordinasikan dengan perbankan mana yang mau membuka bank pembantu di Sungai Durian,” tambah Bang Dhin.
Diakui, keberadaan bank pembantu tentu akan memberikan kemudahan bagi warga untuk melakukan transaksi keuangan, mengingat lokasi mereka cukup jauh untuk menjangkau bank ada di Kotabaru.
“Memang sebaiknya ada bank pembantu yang memberikan pelayanan kepada masyarakat di Sungai Durian,” ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel VI, meliputi Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru. (lyn/KPO-1)















