Banjarmasin, KP – Seorang pedagang bensin eceran bernama Akhmad Khairil alias Ucok (45), nekad mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan diri menggunakan tali jemuran di bagian kamar rumah bedakan, Senin (4/4), sekitar pukul 18.20 WITA.
Korban beralamatkan Jalan Keramat Raya RT 11 RW 01 Banjarmasin Timur, hal inilah membuat geger warga sekitar yang mendengar kabar kematian dengan cara nahas. Dimana pertama kali menemukan korban adalah ibu korban bernama Hj Hirnadah dan keluarganya Yunita Astuti.
Saat itu orang tua korban ingin mengantar makanan untuk berbuka puasa, namun saat dibuka pintu rumahnya langsung terkejut, ketika melihat anaknya sudah dalam keadaan tergantung.
Melihat kejadian itulah saudara korban langsung mencari pertolongan ke tempat tetangga setempat, dan warga pun langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsekta Banjarmasin Timur.
Tak lama menerima laporan itulah sejumlah anggota Polsekta Banjarmasin Timur dan Tim Identifikasi Polresrta Banjarmasin, langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Pekara (TKP), selain itu juga pihak keluarga tak mau dilakukan visum.
Dari informasi diperoleh, memang korban diduga ada terganggu kejiwaannya, dan korban sempat dirawat Rumah Sakit Jiwa (Sambang Lihum), lalu merasa sudah membaik korban dikawinkann serta mempunyai satu orang anak.
Beberapa tahun kemudian penyakit korban kembali kambuh, melihat itulah istri dan anaknya ini langsung meninggalkan korban.
Selain itu juga sekitar pukul 14.00 WITA, korban sempat duduk didepan kiosnya.
Dari keterangan Imis bahudin alias Imis (54), tak lain adalah tetangganya, waktu itu ia bersama keluarga ingin berbuka puasa, lalu mendengar teriakan saudara perempuan korban minta tolong. “Saya pun bergegas keluar rumah setelah makan,” katanya.
Kapolsekta Banjarmasin Timur, Kompol Pujie Firmansyah SIk, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa orang gantung diri, dan keluarga korban sudah merelakan tak mau dilakukan visum apa pun. (fik/K-4)















