Banjarmasin, KP – Sebanyak puluhan ribu warga Banjarmasin bakal menerima bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng dari pemerintah pusat.
Sebelumnya diketahui, pemerintah memberikan BLT minyak goreng untuk meringankan beban, serta mendukung daya beli masyarakat prasejahtera atas kenaikan harga pangan menjelang ramadan dan lebaran.
Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto mengatakan, kriteria penerimanya yakni Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), yang jumlahnya mencapai 20,65 juta.
Dibeberkannya, di Banjarmasin sendiri setidaknya ada sekitar 17 ribu penerima PKH dan 26 ribu penerima BPNT yang juga bakal menjadi penerima BLT minyak goreng.
“BLT minyak goreng bantuan dari pemerintah pusat adalah tambahan bagi mereka penerima BPNT dan PKH,” ucapnya, Senin (11/4) siang.
Ia menjelaskan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) terkait penyaluran bantuan BLT minyak goreng.
“Kalau hemat kita BLT itu berupa uang. Apakah cash seperti disalurkan lewat PT POS atau masuk rekening masing-masing Rp100 ribu per bulan. Itu yang kita belum tahu,” jelasnya.
Disamping itu, Iwan menekankan, pihaknya bukanlah penyalur bantuan BLT minyak goreng. Namun pihaknya hanya bertugas untuk mengawasi proses penyaluran program bantuan kepada warga penerima yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Kita bukan penyalur. Kita hanya mengawasi penyalurannya. Karena datanya sudah ada di Pemerintah Pusat yang termasuk dalam DTKS,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko) Perekonomian) menyatakan, Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng bakal mulai tersalur mulai minggu depan.
Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, program ini masuk dalam rumpun bansos pangan Kementerian Sosial dan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung, dan Nelayan (BTPKLWN) oleh TNI/Polri. Khusus TNI/Polri, penyalurannya kemungkinan bisa dilakukan dimulai minggu depan usai revisi dokumen teknis selesai.
Adapun penyaluran dari rumpun bansos pangan Kemensos akan menyasar pada 20,65 juta KPM, yang terdiri dari 18,8 juta penerima BPNT Kartu Sembako dan 1,85 penerima yang tidak menerima BPNT. Dari rumpun BT-PKLWN, penyaluran menyasar 2,5 juta PKL dan pemilik warung, utamanya adalah PKL dan warung makanan atau gorengan di 514 kabupaten/kota sebesar Rp100 ribu/bulan selama 3 bulan, yang diberikan sekaligus Rp300 ribu pada April 2022.
Perhitungannya total bantuan, menggunakan asumsi kebutuhan minyak goreng 0,32 liter per minggu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Dalam sebulan, 1 KPM yang terdiri dari 4 orang anggota keluarga membutuhkan minyak goreng sekitar 1 liter/orang. (kin/K-7)















