Banjarbaru,KP- Dengan tajuk Spirit Pertemuan Darpusda Banjarbaru mengadakan Workshop untuk meningkatkan kapasitas Pengelolaan Perpustakaan Untuk Penguatan Daya Baca dan Partisipasi Masyarakat Dalam Mendukung Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Banjarbaru di Aula Gawi Sabarataan Pemkot Banjarbaru.
Menghadirkan Wien Muldian yang saat ini menjabat Penasehat Gubernur DKI Jakarta, Ketua Umum Perkumpulan Literasi Indonesia (PLI), Ketua Dewan Perpustakaan Jakarta, Wakil Ketua Satgas Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Kemendikbudristek dan Ketua Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII).
Keberhasilan Wien dalam membuat program-program literasi di kementrian mengundang ketertarikan Darpusda Banjarbaru untuk menghadirkannya secara langsung ke Banjarbaru. Wien yang juga CEO di Indonesian Writers Inc. (IWI), Pengurus Persatuan Penulis Indonesia ALINEA dan pernah menjadi Pelaksana Harian Gerakan Literasi Nasional (GLN). Sekarang mengelola BacaDiTebet, sebuah perpustakaan publik dan ruang temu yang sekaligus sebagai pusat pengetahuan, lingkungan belajar, berkarya dan juga mengapresiasi kebudayaan
Asisten Administrasi Umum Pemko Banjarbaru Agus Widjaja, menyampaikan peran Darpusda dalam meningkatkan literasi di Kota Banjarbaru sangat menentukan.
“Saya mewakili Wali Kota Banjarbaru yang kebetulan ada di luar daerah menyambut antusias kegiatan yang diselenggarakan Darpusda. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan literasi masyarakat,” papar Agus.
Hal senanda diungkapkan Plh Kabid Promosi, Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan Nadia Saleha, menyampaikan bahwa Tingkat Kegemaran Membaca di Kota Banjarbaru berdasarkan Survei Tingkat Kegemaran Membaca Tahun 2021 masuk dalam kategori sedang yaitu sebesar 55,37%.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini kita bisa menumbuhkan semangat membangun literasi Kota Banjarbaru.” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung kurang lebih 3 jam itu dihadiri 60 orang terdiri dari perwakilan komunitas penggerak literasi, pegiat literasi, perwakilan Forum Taman Bacaan Masyarakat, pustakawan, pemustaka, PGRI, dan SKB Banjarbaru.
Dalam pemaparan Wien Muldian yang juga dikenal sebagai penggagas dan penggerak Forum Indonesia Membaca, literasi secara jamak diketahui hanya sebagai kegiatan baca tulis.
“Kalau menyuruh orang membaca ke perpustakaan itu namanya gerakan membaca. Bukan literasi!” terangnya. (Dev/K-3)















