FKPT Kalsel Berdialog Dengan Komunitas SABAN

Banjarmasin, KP – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Selatan (Kalsel), melaksanakan dialog kebangsaan bersama komunitas Sepeda Antik Banjarmasin (SABAN).

Acara ini dilaksanakan di di Gedung Juang, Jalan Brigjen Haji Hasan Basri Banjarmasin Utara, Minggu (15/5).

Dimana diadakannya acara ini untuk menghindari dan mengantisipasi munculnya gerakan teorisme.

Ketua FKPT Kalsel Aliansyah Mahadi mengatakan, dialog itu bertujuan untuk memperkokoh kekuatan kebangsaan dalam menghadapi ancaman dan tantangan masa kini menuju masa yang akan datang.

“Supaya masalah kebangsaan kita dewasa ini bisa menjadi atensi oleh semua elemen masyarakat, ini juga merupakan upaya-upaya pencegahan tumbuhnya paham-paham radikalisme di Kalsel,” ujarnya.

Berita Lainnya
1 dari 1.968
loading...

Aliansyah Mahadi menyebut, paling rentan terpapar radikalisme saat ini adalah para remaja.

Sehingga dia meminta, kepada para peserta dialog serta para orang tua secara umum untuk lebih ketat lagi menjaga para anaknya.

Lebih memperhatikan lingkungan keluarga serta anak-anaknya lagi, hasil diskusi itu, kata dia, nantinya akan dilaporkan ke Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Terlepas itu, Aliansyah Mahadi mengungkapkan, indeks resiko terorisme di Kalsel masih dalam tahap aman. Namun demikian, masyarakat tak boleh lengah.

“Dari beberapa kali penangkapan yang terjadi di Kalsel mengartikan jika potensi radikalisme itu nyata adanya. Maka dari itu, kita tak boleh terlena,” tuturnya. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya