Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Sebanyak 6,4 Ton Padi Hasil Pengubinan di Kecamatan Patangkep Tutui Bartim

×

Sebanyak 6,4 Ton Padi Hasil Pengubinan di Kecamatan Patangkep Tutui Bartim

Sebarkan artikel ini
15 Bartim Kadis pertanian dan Ketahanan pangan Bartim Trikorinto
Kadis Pertanian dan ketahanan pangan Bartim Trikorianto. (kp/ist)

Tamiang Layang, KP- Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur Trikorianto mengatakan sangat puas dengan hasil panen padi di Kecamatan Patangkep Tutui.

“Pengubinan dilakukan pihak Badan Pusat Statistik Barito Timur didampingi penyuluh serta aparatur pemerintah kecamatan setempat, hasilnya 6,4 ton per hektare,” kata Trikorianto di Tamiang Layang, Senin ( 23/05/2022 )

Kalimantan Post

Menurutnya, hasil panen gabah kering padi itu cukup memuaskan karena bukan sebagai daerah lumbung pangan seperti Kecamatan Dusun Tengah, Pematang Karau dan Paku yang daerah strategis dan didukung sarana dan prasarana yang cukup baik seperti Bendungan Karau dan Bendungan Tampa.

Dijelaskan Trikorianto, dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada, hasil panen padi dengan angka 6,4 ton per hektar cukup memuaskan, maka pihaknya akan berupaya meningkatkan sarana dan prasarana yang mampu mendukung peningkatan hasil produksi padi di Kecamatan Patangkep Tutui.

Ubinan merupakan salah satu cara memprediksi jumlah produksi padi yang masih ada di lahan melalui penentuan sampel, pengukuran dan penimbangan. Proses pengubinan hasil pertanian dilakukan Badan Pusat Statistik bersama-sama dengan petugas penyuluh pertanian.

Dia juga mengatakan, berdasarkan hasil pengubinan tersebut dapat dilakukan kegiatan evaluasi bersama untuk perbaikan usaha tani pada masa yang akan datang.

“Hasil panen padi di Kabupaten Barito Timur akan diketahui setelah hasil rata-rata pengubinan seluruhnya. Saat ini panen padi terus berlangsung,” kata Trikorianto.

Trikorianto juga mengapresiasi penyuluh pertanian yang terus bekerja, mengawal program pertanian dan terus mendampingi petani bercocok tanam hingga hasil panen padi cukup baik.

“Selain bangga memiliki penyuluh, saya juga mengapresiasi mereka penyuluh yang bekerja tanpa henti-hentinya mendampingi petani hingga hasil panen cukup memuaskan,” kata Trikorianto. (vna/k-10)

Baca Juga :  Aliansi Masyarakat Sidomulyo I Layangkan Mosi Tidak Percaya terhadap Penanganan Perkara Perdata di PN Banjarbaru
Iklan
Iklan