Banjarbaru,KP- Kerjasama antara Santripreneur Indonesia dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf ) Republik Indonesia diharapkan dapat menjadi titik balik kebangkitan ekonomi bangsa.
Lewat digitalisasi dan inovasi, kolaborasi tersebut akan memulihkan ekonomi serta memperluas kesempatan kerja, khususnya di kalan para santri
Keyakinan itu disampaikan Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno dalam pembukaan Santripreneur camp yang dilaksanakan di Mako Brimob Kalsel, Jum’at (3/6/2022)
Sejumlah program diharapkan bisa diselaraskan dengan konsep Santri Digitalpreneur yang diusung oleh Kemenparekraf.
Dengan kolaborasi sehingga output-nya lebih maksimal, dan berdampak pada upaya pemulihan ekonomi untuk memperluas kesempatan kerja.
“Kita ingin santri-santri ini lulus dari pesantren bukan sebagai pencari kerja, tapi justru menciptakan lapangan kerja,” tambahnya.
Dari penciptaan usaha-usaha baru melalui program Santripreneur atau santri digital tersebut jugaakan lakukan juga di Banjarmasin dan beberapa kota besar lainnya
“Harapannya dari 4,5 juta ini akan menjadi ekonomi ekonomi kreatif pelaku-pelaku pariwisata berbasis teknologi digital 2022.” Pungkasnya.
Hal senada juga disampaikan Sulkan, Staff Ahli Pemerintah Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel. Jika para santri akan diberikan pemahaman-pemahaman mengenai bisnis karena ini sesuai dengan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam juga bisnis yang andal yang utama dan kejujuran serta ilmu agama. (Dev/K-3)















