Dandim HST Sampaikan Wasbang kepada FKUB, FPK dan Organisasi Keagamaan Se-HST

BARABAI, KP- Komandan Kodim 1002/HST menyampaikan sosialisasi wawasan kebangsaan kepada Forum Kerukunan Umat Beragama, Forum Pembaharuan Kebangsaan dan Oraganisasi Keagamaan se-Kabupaten HST bertempat di Gedung Murakata Barabai. Kamis (28/07).

Kegiatan yang diparkarsai oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kab Hulu Sungai Tengah bertajuk “ Merajut Kebhinnekaan Melalui Penguatan Wawasan Kebangsaan diikuti oleh 50 orang diawali dengan sambutan panitia pelaksana dan sambutan Bupati HST H. Aulia Oktafiandi.ST,M.AppCom sekaligus membuka secara resmi kegiatan.

Berita Lainnya
1 dari 2
loading...

Komandam Kodim 1002/HST Letkol Kav Gagang Prawardhana.SIP.,M.Han dalam sosialisasinya mengatakan bahwa pengertian wawasan kebangsaan adalah cara pandang atau melihat hubungan orang dan negara, juga konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah, meliputi tanah (darat), air (laut) termasuh dasar laut dan tanah di bawahnya dan udara di udara secara tidak terpisah yang menyatukan bangsa dan negara secara utuh menyeluruh mencakup segenap bidang kehidupan nasional yang meliptu aspek Poltik, Ekonomi, Sosial Budaya dan Hankam,” ucapnya.

Mengapa wasbang itu penting, karena kondisi warga negara wasbang pada diri bangsa saat ini telah banyak pudar sehingga kita perlu suatu landasan yang kuat untuk membangun persatuan dan kesatuan bangsa serta jiwa nasionalisme.

“Membentuk warga negara yang berwawasan kebangsaan harus dimulai dari nilai-nilai yang dibangun pendahulu dan pendiri bangsa, mereka menanamkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan dengan mencetuskan sumpah pemuda,” tambahnya.

“undur dasar wasbang meliputi Wadah, Isi dan Tata Laku, WADAH- Wadah Kehidupan bermsayarakat berbangsa dan bernegara meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki kekayaan alam dan penduduk dengan aneka ragam budaya, ISI-Realisasi aspirasi bangsa sebagai kesempatan bersama serta pencapaian cita-cita dan tujuan nasional, persatuan dan kesatuan dalam kebhinnekaan yang meilputi semua aspek kehidupan nasional, sedangkan TATA LAKU- tata laku secera batiniah mencerminkan jiwa semangat dan netralitas yang baik bagi bangsa Indonesia, sedangkan Tata Laku secara lahiriah tercermin dalam Tindakan, perbuatan dan prilaku yang baik bagi bangsa Indonesia,” bebernya. (ary/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya