Laporkan, Jika Temukan Pungli Masuk Sekolah

Banjarmasin, KP – Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lutfi Saifuddin menghimbau kepada masyarakat untuk melaporkan jika menemukan pungutan liar pada penerimaan murid baru di sekolah.


“Jika merasa dipungut sekolah untuk penerimaan murid baru, silakan lapor ke Komisi IV DPRD Kalsel, atau Dinas Pendidikan setempat,” kata Lutfi Saifuddin kepada wartawan, Selasa (19/7), di Banjarmasin.


Menurut Lutfi Saifuddin, sekolah tidak dibenarkan untuk memungut uang masuk sekolah, apalagi sifatnya memaksa orangtua atau wali murid, baik nilai ataupun waktunya.


“Kalau sifatnya pemaksaan dan ditentukan nilainya, apalagi ada range atau kisaran besarnya, itu sama dengan pungutan liar. Silakan laporkan,” tegas politisi Partai Gerindra.


Namun demikian, Lutfi Saifuddin mengakui ada aturan yang membenarkan komite sekolah menarik partisipasi orangtua atau wali murid untuk membiayai pendidikan.

Berita Lainnya
1 dari 65
loading...


“Ini sifatnya sukarela, yang besar dan waktunya sumbangan tidak ditentukan,” tambah Lutfi Saifuddin.


Lutfi Saifuddin mengungkapkan, sebenarnya sekolah tetap memerlukan bantuan dana dari luar, mengingat terbatasnya anggaran yang disediakan dibandingkan dengan keperluan sekolah untuk meningkatkan fasilitas dan sarana pendidikan.


“Ini dibicarakan dalam komite sekolah untuk menarik sumbangan sukarela dari orangtua atau wali murid, serta sifatnya tidak memaksakan,” tegas wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel I, yakni Kota Banjarmasin.


Hal yang sama juga berlaku pada vaksinasi Covid-19, yang dianjurkan untuk dilakukan, namun tidak menjadi alasan atau syarat untuk mendaftar masuk sekolah.


“Vaksin tidak wajib atau menjadi syarat masuk sekolah, namun dianjurkan untuk mengikuti aturan pemerintah untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19,” tambah Lutfi Saifuddin. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya