Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Naiknya Sembako Dikhawatirkan Picu Bertambah Warga Miskin

×

Naiknya Sembako Dikhawatirkan Picu Bertambah Warga Miskin

Sebarkan artikel ini

Kenaikan harga sembako dikhawatirkan memicu bertambahnya warga miskin, yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

BANJARMASIN, KP – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Arufah Arif menyatakan kekhawatirannya dengan naiknya harga berbagai kebutuhan pangan dan bahan bakar minyak (BBM).

Kalimantan Post

Hal ini dikarenakan, naiknya berbagai kebutuhan pangan dan BBM menyebabkan ekonomi masyarakat akan semakin tertekan.

“Kondisi ini dikhawatirkan berpotensi meningkatnya jumlah masyarakat yang dikategorikan miskin,” ujarnya.

Kepada KP, Ia mengemukakan, saat ini kebutuhan harga pangan mengalami kenaikan daya beli masyarakat dipastikan menurun drastis.

Anggota dewan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga berpendapat, selain naiknya harga kebutuhan pokok, faktor naiknya inflasi juga bisa memicu bertambahnya warga miskin.

Arufah menandaskan, kebijakan pemerintah untuk mengembalikan harga kebutuhan pokok sangatlah mendesak. 

“Langkah itu harus secepatnya segera diatasi guna mencegah bertambahnya angka kemiskinan,” tandas wakil ketua komisi yang membidangi masalah kesejahteraan masyarakat (Kesra) ini.

Lebih jauh ia mengatakan, sebelumnya jumlah warga miskin di Banjarmasin maupun secara nasional mengalami tren penurunan. 

Namun angkanya itu, diprediksi naik menyusul dampak wabah virus corona (Covid-19) yang dialami sejak tahun 2020 lalu.

Arufah Arif mengakui, untuk meningkatkan kembali perekonomian di kota ini, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina membuat sejumlah kebijakan. Diantaranya, memberikan bantuan dan kesempatan kepada warga untuk mengikuti program wirausaha baru (WUB).

Bahkan program WUB dijadikan Ibnu Sina sebagai salah satu skala prioritas dalam melaksanakan visi misinya yang dituangkan dalam RPJMD Kota Banjarmasin 2021-2026.

“Sejalan dilaksanakannya program itu, kita berharap akan berbanding lurus dalam upaya menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan di kota ini,” tutup Arufah Arif. (nid/K-7)

Baca Juga :  Pimpin Rakor Kepegawaian, Yamin Dorong Sanksi Tegas bagi Oknum Aparatur
Iklan
Iklan