Helda Divonis 1 Tahun Penjara

Banjarmasin, KP – Helda Yulianti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas Kesehatan Hulu Sungai Utara (HSU) divonis 1 tahun penjara serta denda Rp50 juta susidair selama 1 bulan.

Vonis ini disampaikan majelis hakim Pemgadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin yang dipimpin Jamser Simanjunta, Rabu (21/9).

Jika dibandingan dengan tuntutan JPU Fadly Arbai Kejaksaan Negeri HSU vonis ini lebih ringan, terdakwa yang terlibat dalam pembangunan Puskemas Haur Gading, dituntut selama 18 bulan serta denda Rp50 juta subsidair selama tiga bulan.

Majelis hakim sependapat dengan JPU, kalau terdakwa secara meyakinkan bersalah melanggar pasal 3 jo pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana, sesuai dakwaan subsidair.

Sedangkan uang pengganti dibebankan kepada tersangka lain yang proses penyelidikan masih berjalan.

Berita Lainnya

Warga Digegerkan Temuan Orok di Sungai

Murniyati Kaget Lihat Keponakan Tewas Mengapung

1 dari 2.160
loading...

Hadirnya terdakwa secara langsung di persidangan, karena menjalani tahanan kota, karena yang bersangkutan masih menderita sakit.

Menurut dakwaan JPU, pembangunan Puskesmas Haur Gading tersebut yang dianggarkan pada tahun 2019 sebesar Rp4,2 miliar.

Dimana saat itu yang mendaftar ikut lelang cuma dua perusahaan yakni CV Badali Bersaudara dengan Direktur Akhmad Syarmada dan CV Karya Amanah dengan Direktur Siti Zulaikha.

Yang mana ternyata kedua perusahaan itu memiliki alamat yang sama dan direkturnya mempunyai keterkaitan sebagai suami istri.

Dalam pelaksanaannya ternyata tidak sesuai dengan rencana sehingga terdapat unsur kerugian negara sebesar Rp1,2 miliar, berdasarkan perhitungan BPKP. (hid/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya