Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

KONI Kalsel perjuangkan Tujuh cabor yang terancam, tidak tampil di Porprov HSS

×

KONI Kalsel perjuangkan Tujuh cabor yang terancam, tidak tampil di Porprov HSS

Sebarkan artikel ini
13 3klm pertemuan jpg
PERTEMUAN : Jajaran KONI Kalsel dengan tujuh cabor terancam tidak tampil di Porprov HSS. (Kp/nafarin fauzy)

Ketum KONI Kalsel, Bambang Heri Purnama, akan memperjuangkan tujuh cabor terancam tidak dipertandingkan, untuk tetap tampil di Porprov XI HSS.

13 1klm bambang hp jpg
BAMBANG HP : Ketum KONI Kalsel

Banjarmasin, KP – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Selatan, dipimpin langsung Ketua Umum Bambang Heri Purnama, didampingi para Wakil Ketua dan Ketua-ketu Bidang, bersama jajaran pengurus menggelar pertemuan dengan 7 cabang olahraga yang terancam tidak dipertandingkan di Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) XI Hulu Sungai Selatan (HSS) 2022, Kamis (1/9/2022) siang. Bertempat di ruang rapat KONI Kalsel, pertemuan ini membahas berbagai upaya agar cabor-cabor tersebut tetap dipertandingkan.

Kalimantan Post

Ketujuh Cabor tersebut yakni Bola tangan, Dayung, Drumband, Korfball, Billiar, Gateball, dan Taekwondo. Dari informasi yang berhasil dihimpun, cabor-cabor tersebut terancam absen lantaran belum ada kesepakatan dengan Panitia Porprov XI HSS.

Ketua KONI Kalsel, Bambang Heri Purnama berkeinginan agar cabor-cabor tersebut tetap dipertandingkan di Porprov XI HSS 2022.

“Karena cabor-cabor ini, diantaranya masuk dalam daftar Cabor unggulan Kalsel di PON. Kita coba bicarakan solusinya. Intinya tetap kaan kita perjuangkan,” ucap Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menambahkan pihaknya akan segera menggelar pertemuan dengan panitia pelaksana Porprov, dengan memboyong serta cabor-cabor yang bersangkutan.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan audiensi dengan Bupati HSS, agar cabor-cabor tersebut tetap diakomodir dan bisa dipertandingkan.

“Rencananya tanggal 6 September 2022 mendatang, kita akan lakukan mediasi antara cabor, panitia Porprov, dan KONI HSS. Kemudian dilanjutkan audiensi dengan Bupati HSS, dengan harapan cabor-cabor ini tetap bisa diakomodir dan dipertandingkan,” tandasnya.

Sementara itu, Pengurus persatuan Dayung Indonesia (PODSI) berharap Cabor dayung tetap dipertandingkan, meski di luar Kabupaten HSS. Hal ini mengacu pada beberapa gelaran olahraga, yakni Porprov, PON, dan Popnas, yang mana cabang dayung pernah dilaksanakan di luar daerah tuan rumah.

Baca Juga :  Ole Romeny Cetak Gol dan Raih Rating Tertinggi, Justin Tampil Penuh Saat Fortuna Sittard Tahan PSV 2-2

“Tadi dibahas, hari ini Ketua KONI Kalsel akan menandatangani SK penetapan cabor, jadi kita tunggu seperti apa nantinya. Kemarin opsinya KONI Banjarmasin siap mengambil alih pelaksanaan Porprov. Jadi lima cabor yang tidak dipertandingkan mungkin akan diambil alih oleh KONI Banjarmasin,” ujar Donny Achdiat, Sekretaris Umum PODSI Kalsel. (nets/nfr/k-9)

Iklan
Iklan