Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Kalsel Expo 2026 Targetkan Transaksi 15 Miliar

×

Kalsel Expo 2026 Targetkan Transaksi 15 Miliar

Sebarkan artikel ini
1 2 klm Kalsel

Banjarbaru, KP – Gubernur Kalsel, H Muhidin didampingi Ketua TP PKK Kalsel Hj Fathul Jannah Muhidin, serta Wakil Gubernur Kalsel H Hasnuryadi Sulaiman, bersama Ketua BKOW Kalsel drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi, secara resmi membuka Kalsel Expo 2026 di Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel, Rabu (12/8).

Kalsel Expo 2026 ditargetkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat dan mencatat nilai transaksi hingga Rp15 miliar.

Kalimantan Post

Target tersebut meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang hanya Rp14 miliar.

Mengusung skala lebih besar dari tahun sebelumnya, Kalsel Expo 2026 menghadirkan 325 stan, termasuk 100 stan khusus pelaku UMKM.

Kalsel Expo 2026 yang menjadi bagian Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel berlangsung hingga 18 Agustus 2026, pukul 10.00–22.00 WITA, sebagai ruang promosi pembangunan, peluang investasi dan perdagangan, serta penguatan kolaborasi dan daya saing pelaku usaha.

Dalam sambutannya yang dibacakan Ketua TP PKK Kalsel, Hj Fathul Jannah Muhidin, Gubernur Kalsel, H Muhidin mengatakan Kalsel Expo menjadi ruang strategis untuk mempertemukan produk, pelaku usaha, investasi, dan peluang kerja sama.

“Kalsel Expo semakin berkembang sebagai ruang yang mempertemukan produk, kreativitas, investasi, dunia usaha, dan peluang kerja sama,” ujar Gubernur H Muhidin.

Lebih lanjut, H Muhidin menilai UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Karena itu, produk Banua harus terus diperkuat agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kita ingin produk UMKM Banua dikenal lebih luas, dari pasar daerah dan nasional hingga pasar internasional,” katanya.

Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya meningkatkan kualitas produk, mulai dari kemasan hingga sertifikasi dan standardisasi, agar mampu memenuhi kebutuhan pasar nasional maupun internasional.

“Tantangan kita adalah meningkatkan kualitas, memperbaiki kemasan, memenuhi sertifikasi dan standardisasi, serta menyiapkan produk untuk pasar nasional dan internasional,” tegasnya.

Baca Juga :  Dorong HSS Tetap Kondusif, Intelkam Polda Kalsel Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi

Kalsel Expo 2026 juga mendapat perhatian dari Kedutaan Besar Iran. Perwakilan Iran memang kerap hadir dalam kegiatan expo di Kalsel untuk melihat potensi perdagangan dan peluang kerja sama ekonomi di daerah.

Kehadiran Kedutaan Besar Republik Islam Iran turut menjadi bagian penting dalam expo tahun ini. Menurut Gubernur, pertemuan pelaku usaha dari kedua pihak harus diarahkan pada kerja sama yang memberikan manfaat nyata.

“Kita ingin hubungan antar daerah dan antarnegara diterjemahkan menjadi kerja sama konkret yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur mengajak pelaku usaha memanfaatkan Kalsel Expo untuk memperluas jaringan, mencari mitra, dan membuka pasar baru.

“Bangun jejaring, buka komunikasi, temukan mitra baru, dan tindak lanjuti setiap peluang kerja sama,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, me

ngatakan Kalsel Expo menjadi ruang untuk menampilkan capaian pembangunan sekaligus memperkuat daya saing UMKM dan mempertemukan para inovator.

“Tujuannya menggambarkan hasil pembangunan, mendorong daya saing UMKM, serta menjadi wadah berbagi pengalaman dan pengetahuan antar-inovator,” ujar Ahmad Bagiawan. (mns/K-2)

Iklan
Iklan