Martapura, KP – Dalam rangka pemantauan pelaksanaan kegiatan Penyediaan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (PAMSIMAS) Kalsel 2022, digelar kegiatan monitoring dan evaluasi oleh Konsultan Manajemen Pusat serta Koordinator Pamsimas Kalsel, pekan kemarin
Kunjungan ini disambut Kepala Bappedalitbang Banjar HM Riza Dauly ST MT. Riza mengatakan, Pemkab Banjar berterimakasih kepada tim PAMSIMAS karena sudah dipercaya mendapatkan program ini untuk Kabupaten setempat.
“Terkait hasil audit BPKP nantinya, PAMSIMAS bergerak pada daerah Stunting. Hasil audit dari 45 desa, hanya 18 desa yang tercover PAMSIMAS dari dana APBN maupun APBD,” ujar Riza.
Riza menjelaskan, dalam pengurangan stunting, kedepan diharap fokus pada desa dengan angka stunting tinggi dan sulit dijangkau, yang belum tercover program PAMSIMAS serta diperlukan peningkatan fasilitator PAMSIMAS Kabupaten Banjar agar semua desa mendapatkan akses air bersih yang layak dan aman.
Herlina dari tim PAMSIMAS menyampaikan kesulitan terhadap merubah perilaku masyarakat di daerah dengan angka stunting tinggi, akan tetapi ini menjadi tantangan tersendiri tim kedepannya.
Tim KMP juga menyampaikan ada dua desa di Kabupaten Banjar yang menjadi agenda kunjungan lapangan terkait monev, yakni Desa Lihung, Kecamatan Karang Intan dan Desa Tambak Danau, Kecamatan Astambul, sebelum melakukan kunjungan kelapangan. (Wan/K-3)















