Modus Kejahatan di Kalsel, Ratusan Mobil Rental Digadaikan

Banjarmasin, KP – Modus kejahatan di Kalsel (Kalimantan Selatan), dimana puluhan perental, khususnya di Kota Banjarmasin dengan ratusan buah mobil digadaikan.

Sejumlah korban mendatangi dan melaporkan kasusnya ke Dit Reskrimum Polda Kalsel, Senin (26/12).

Dimana modus terduga pelaku dengan jumlah kisaran 200 mobil ini setelah sewa lantas digadaikan.

Kusdianto Candra, warga Komplek Cempaka Putih Gang 4 Kelurahan Kuripan, kepada wartawan ketika berada di Mapolda Kalsel, bersama rekannya mengatakan, awalnya terduga pelaku berinisial NS dan NY, pasangan suami istri tersebut merental mobilnya pada 2020 lalu.

Ketika itu Kusdianto bersama 20 orang mendatangi Polda Kalsel.

Mereka mewakili 117 anggota Grup WA yang menjadi korban dugaan penipuan

“Sejak enam bulan lalu, pembayaran agak terlambat dan dua bulan yang lalu tidak melakukan pembayaran,” ujar Kusdianto Candra.

Ceritanya ketika dirinya datang ke rumah orang itu di Sungai Lulut, Gang Mujahidin guna meminta pertanggungjawaban.

Ternyata, banyak orang di rumah tersebut.

Tujuannya sama mengalami kasus serupa. “Yah terpaksa kami berkoordinasi dan berdiskusi hingga sepakat membuat grup whatsapp (WA),” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, bermacam modusnya, yang mana ada korban yang menggadaikan mobil pelaku.

Berita Lainnya
1 dari 1,793
loading...

Hingga akhirnya diambil oleh pemilik modal.

Ada pula 10 perusahaan rental mobil yang mobilnya digadaikan oleh pelaku.

Total mobil tergadai mencapai 200 unit.

“Pelaku sekarang tidak diketahui keberadaannya.

Kami sudah berusaha mendatangi kembali rumahnya, namun kosong dan teleponnya juga tidak bisa dihubungi. Sementara, LPK kursus mengemudi miliknya juga sudah tidak jalan lagi,” ucap Kusdianto.

Korban lainnya adalah Fahmi Aida, warga Barabai ini mengaku meminjamkan uang sebesar Rp 35 juta dengan jaminan mobil. Sudah berjalan satu bulan, ada orang yang datang ke rumah untuk mengambil mobil tersebut.

“Mobil terpaksa saya serahkan dan ketika saya mendatangi rumah pelaku, dia tidak ada di rumah.

Saat kami telepon yang bersangkutan tidak aktif,” Fahmi Aida.

Hal sama juga dialami korban Lutfi, yang mana puluhan juta uang keluarganya lenyap gara-gara membantu mengadai mobil.

”Memang awalnya mertua saya yang kenal dengan orang itu dan ternyata kena tipu, karena mobil rentalan yang digadaikannya,” ucap Lutfi.

Sementara Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifa’i mengatakan, kepolisian pasti akan menindaklanjuti kasus tersebut apabila dilaporkan. “Kalau sudah dilaporkan pasti ditindaklanjuti proses hukum,” ujarnya. (K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya