Pembentukan PB AMDI yang telah mendapatkan SK Kemenkumham pada 13 April 2022, untuk lebih mengembangkan seni tari/dansa nusantara di kancah internasional.
Banjarmasin, KP – Empat tokoh dansa/tari dari empat daerah di Indonesia, Geman Yusuf,SH,MH, John Christian,SH, Ratmoyo Adi Kunandoyo,SH dan Robbin Tanudibrata.
Bertemu di Kota Surabaya, Jawa Timur dan sepakat untuk membentuk AMDI (Asosiasi Masyarakat Dansa Indonesia)
AMDI didirikan pada 17 Desember 2021 di kota Surabaya, dan pada 13 April 2022 mendapatkan surat pengesahan yang diterbitkan Kemenkumham (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia), kemudian diresmikan pd tgl 1 Juni 2022 oleh 4 orang sahabat yang dikenal sebagai tokoh dansa.
Geman Yusup SH, MH , seorg Pengacara dan pengusaha restoran RM Sari Patin Kayu Tangi Banjarmasin yang memiliki langganan para pejabat dan pengusaha. Bahkan Presiden RI Joko Widodo bersama Gubernur Paman Birin, setiap kali ke Banjarmasin selalu berkunjung ke Sari Patin untuk menikmati masakan khas Banjar di restoran tersebut.
Selanjutnya Geman Yusuf yang karateka DAN IV PMK Kyokushinkai didaulat menjadi Pembina AMDI.
John A Christiaan SH seorg pengacara kondang berkedudukan di kota Surabaya , selanjutnta menjadi Wakil Ketua Umum AMDI.
Ratmoyo Adi Kunandoyo SH , seorg Guru besar dan juri international Olahraga Dansa, berlatar belakang seni tari pantomim dan bergerak dalam berbagai seni pertunjukan dan mempunyai studio dan club dansa dengan banyak murid dari usia dini sampai dewasa, yang berprestasi nasional maupun inyetnasional , selanjutnya dipilih menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) AMDI.
Dan terakhir Robbin Tanudibrata , seorang guru dansa dan juri international yang mempunyai club dansa dgn murid-murid berprestasi baik nasional maupun International. Ditetapkan untuk menjadi Ketua Umum AMDI
setelah terbit SK KEMENKUMHAM pada tgl 13 April 2022 maka dibentuklah kepengurusan lengkap PB AMDI yang diresmikan pd tgl 1 Juni 2022
Menurut Robbin maksud berdirinya AMDI untuk berperan serta dlm melestarikan dan memajukan budaya Indonesia melalui seni tari Nusantara, yang bias menjadi daya tarik wisata Nasional.
‘’Kita ingin memasyarakatkan Olahraga Dansa sebagai Seni tari Internasional sebagai bagian dari masyarakat seni tari dunia,’’ papar Robbin.
Tujuan pembentukan AMDI untuk menumbuh kembangkan tari / dansa nasional dan internasional dan bias mencapai prestasi yang mampu mengangkat nama baik Bangsa dan Negara di mata Internasional.
Untuk langkah awal mensosialisasikan AMDI, dengan mengadakan pelatihan , workshop serta kompetensi pelaku tari/Dansa di Indonesia. Bekerja sama dengan lembaga-lembaga baik swasta maupun pemerintah untuk mengadakan pagelaran-pagelaran dan festival-festival tari / Dansa dalam mencapai maksud dan tujuan organisasi tersebut,’’ pungkas Robbin. (nfr/k-9)















