Dulu Naik Kelotok, Kini Bisa Lewat Darat Tiga Jembatan Ruas Sungai Ulin – Mataraman Diresmikan

Pembangunan dilaksanakan sejak periode kepemimpinan Gubernur Kalsel Sjachriel Darham, berlanjut zaman Gubernur Kalsel Rudy Ariffin hingga selesai pada zaman Gubernur Kalsel Sahbirin Noor pada tahun 2023

MARTAPURA, KP – Ruas Jalan Mataraman – Sungai Ulin sepanjang 15,41 KM, rampung setelah terbangunnya tiga jembatan, yaitu Jembatan Malimali, Jembatan Jingahhabang, dan Jembatan Mundam.

Ke tiga jembatan itu diresmikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Rabu (4/1).

Bagi sebagian warga, terbukanya akses Mataraman – Sungai Ulin, sangat berarti. Pasalnya, sebelum ruas tersebut terhubung untuk menuju Kota Martapura, bagi warga sekitar harus menggunakan kelotok (perahu mesin).

Pasalnya akses yang dilewati menyeberang sungai.

“Biasanya kami memutar sejauh tiga kilometer untuk ke Mataraman.

Kalau ke Kota Martapura atau ke Sekumpul juga sulit, dulu tidak ada jalan kami berkelotok,” kata Muslina warga Malimali.

Manfaat tersambungnya ruas tersebut dirasakan sedikitnya ratusan warga Malimali.

“Dulu jalannya sulit. Sekarang jalannya sudah lebar nyaman dan perekonomian warga jadi tambah pesat dan berkembang,” tambah Pembakal Malimali, Akhmad Aswan.

Dijelaskan dia, akses Mataraman Sungai Ulin ini juga dipakai jika ada Haul Guru Sekumpul untuk memecah arus kepadatan di Jalan Utama A. Yani Martapura.

Pembangunan ruas jalan Mataraman – Sungai Ulin dilaksanakan sejak periode kepemimpinan Gubernur Kalsel Sjachriel Darham, berlanjut zaman Gubernur Kalsel Rudy Ariffin hingga selesai pada zaman Gubernur Kalsel Sahbirin Noor pada tahun 2023.

Berita Lainnya
1 dari 1.765
loading...

Pembangunan ruas jalan alternatif yang menghubungkan Banjarbaru dan Kabupaten Banjar diawali pada tahun anggaran 2003 sampai 2010, kemudian berlanjut tahun anggaran 2012 hingga 2014.

Kemudian dilanjutkan pada 2019 hingga sekarang.

Gubernur Paman Birin mengatakan pembangunan infrastruktur ini sesuai visi misi Pemprov Kalsel untuk memenuhi kepentingan hajat hidup orang banyak. “Adanya Jalan Mataraman Sungai Ulin dan jembatan Malimali untuk memangkas perjalanan menuju Hulu Sungai dan mengurai kemacetan di Jalan A. Yani menuju Hulu Sungai,” kata Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Ahmad Solhan, menjelaskan ruas Mataraman- Sungai Ulin ini, dapat mengurangi waktu tempuh perjalanan menuju daerah Hulu Sungai maupun sebaliknya dan dapat mengurangi beban lalu lintas di jalan A.Yani, salah satunya pada saat ada acara besar Haul Abah Guru Sekumpul.

“Ruas Mataraman-Sungai Ulin adalah salah satu ruas jalan Provinsi dengan panjang 15,41 KM, sesuai dengan Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor: 188.44/030/KUM/2018 tentang Rencana Umum Jaringan Jalan Provinsi di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2012-2032,” urainya.

Awal penanganan jalan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2003-2010 berturut-turut, kemudian sempat terhenti di Tahun 2011 dan dilanjutkan Kembali pada Tahun 2012-2014. Kemudian pada 2019 dilanjutkan penanganan kembali sampai dengan tahun ini

ruas jalan ini pun dibangun atas kerjasama antara pihak Provinsi, Penanganan Jalan Nasional dan Kabupaten Banjar.

Dijelaskan Solhan, ruas Mataraman-Sei Ulin sudah dilapisi aspal dengan lebar 7.5 Meter dan sudah terhubung sepenuhnya dengan di bangunnya 3 buah jembatan Kelas A ditahun 2021.

“Jembatan Mali-Mali dengan panjang total 226,188 meter (panjang bentang utama 60 meter, rangka baja dan 2 jembatan pendekat berupa pile slab dengan panjang 78,98 m dan 84,98 m) Jembatan Jingah Habang panjang total 20.32 meter,” urainya.

Selain itu ada Jembatan Mundam panjang total 58.08 meter (panjang bentang utama 20,6 meter Girder Baja dan jembatan pendekat berupa pile slab dengan panjang 17,38 meter dan 17,38 meter).

“Dengan terwujudnya pembangunan di ruas Mataraman-Sei Ulin ini manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di sekitar Kabupaten Banjar saja, namun bisa menjalar ke seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Selatan,” kata Solhan.

Pihaknya berharap ruas jalan ini dapat meningkatkan kemudahan aksesbilitas bagi masyarakat, serta memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan. (mns/wan/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya