Tersangka yang kalap menebaskan parang yang dibawanya ke leher dan wajah korban berkali-kali. Akibatnya, korban mengalami luka parah dan tidak bergerak lagi.
MARTAPURA, KP – Seorang pemuda berinisial AB (28) nekat membunuh teman sekaligus tetangganya sendiri M Riskianur alias Barnol (25) di Jalan Martapura Lama, Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Selasa (23/5) malam sekitar pukul 23.30 WITA.
Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat SH SIK MH yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Sungai Tabuk Iptu Andi Pratekno SH mengungkapkan, motif pembunuhan ini adalah tersangka AB sakit hati dengan korban karena menusuknya dari belakang.
Tersangka AB yang ditemui wartawan koran ini menceritakan awal penganiayaan yang dilakukannya berawal ketika dia mengantarkan korban pulang ke rumah di Jalan Martapura Lama Desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai Tabuk.
“Saya sedikit dalam pengaruh alkohol dan korban juga masih pengaruh alkohol. Memang kami minum di tempat berbeda. Melihat dia berjalan saya pun langsung menawarkan tumpangan supaya bersama-sama pulang, karena rumah saya tak jauh dari rumah korban,” cerita tersangka AB.
Ketika hampir sampai di rumah, tiba-tiba korban marah kepada tersangka sambil mengeluarkan kata-kata kasar. Korban kemudian memukul serta melukai tersangka dengan sajam.
“Sesampainya di depan rumah tiba-tiba dia marah dan menusukkan sajamnya ke leher saya. Terkejut lalu saya bertanya kenapa menusuk saya,” katanya.
Tak terima diperlakukan kasar, tersangka AB pulang ke rumah untuk mengambil sajam jenis parang. Pemuda berusia 28 tahun ini kemudian kembali lagi untuk mencari dan menemukan korban.
Nah, di saat itulah tersangka yang kalap menebaskan parang yang dibawanya ke leher dan wajah korban berkali-kali. Akibatnya, korban mengalami luka parah dan tidak bergerak lagi.
Puas melampiaskan amarahnya, tersangka pulang ke rumahnya dan membuang parang yang digunakannya untuk menebas temannya tersebut.
“Karena sakit hati atas apa yang sudah dia perbuat. Saya pun mengambil parang dan langsung mencari dia. Melihat dia ada depan rumah saya langsung dekati. Tanpa banyak basa-basi lagi saya langsung menyerang korban. Melihat dia sudah tak berdaya lagi saya langsung pulang ke rumah,” tuturnya.
Aksi keji AB terungkap ketika warga menemukan korban Barnol tewas terkapar bersimbah darah. Warga kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polsek Sungai Tabuk.
Tak lama usai mengumpulkan para saksi yang mengetahui kejadian ini, tim gabungan terdiri dari Unit Resmob Polres Banjar, Unit Kamneg Polres Banja, dan Unit Reskrim Polsek Sungai Tabuk mendapatkan informasi bahwa tersangka masih berada di rumah dalam keadaan tidur.
Mendapatkan informasi itu, tim gabungan langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka.
Tanpa melakukan perlawanan tersangka langsung dibawa ke Mapolsek Sungai Tabuk. (fik/K-4)















