Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
BanjarmasinTRI BANJAR

Tumbuhkan Sikap Toleransi Dalam Bermasyarakat

×

Tumbuhkan Sikap Toleransi Dalam Bermasyarakat

Sebarkan artikel ini

Banjarmasin,KP – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Mathari mengatakan, toleransi mutlak dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, perilaku toleransi merupakan sikap positif yang akan mengajarkan kita untuk menghormati perbedaan, dari mulai agama, bahasa, ras, budaya, suku, dsb.

” Bahkan, dengan adanya toleransi, seseorang berhak memiliki pendapat yang berbeda dan kita berkewajiban untuk menghargainya,” katanya kepada {KP} Selasa (9/3/23).

Terkait kewajiban untuk saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat tersebut, Mathari menjelaskan Pemko Banjarmasin telah menerbitkan Perda tentang Penyelenggaraan

Toleransi Kehidupan Bermasyarakat.

Dikatakan latar belakang dan tujuan dipersiapkannya Raperda ini adalah untuk memberikan payung hukum terhadap perbedaan di masyarakat guna menjaga ideologi, persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa agar tetap utuh,” ujar Mathari.

Ia menjelaskan,Perda ini dibuat bertujuan untuk menumbuhkan kembali rasa saling toleransi di tengah perbedaan suku, ras, agama atau antar golongan (SARA) di masyarakat yang mulai terkikis akibat mudahnya masuk pengaruh dari perkembangan zaman.

Intinya Perda ini tandasnya,untuk memberikan payung hukum bagi seluruh masyarakat agar saling dapat menghargai adanya perbedaan baik itu ras, agama, suku, bahasa, perbedaan pendapat dan lain-lain yang dampaknya dapat merusak persatuan dan kesatuan berbangsa.

Ia juga mengemukakan, di tengah pesatnya perkembangan zaman dan teknologi dapat memberikan pengaruh negatif dan positif di masyarakat.

Pengaruh negatif inilah lanjutnya, harus ditangkal dengan tetap mengutamakan wawasan ideologi kepada masyarakat dengan menanamkan jiwa Persatuan dan kesatuan seperti yang ditegaskan dalam ideologi negara kesatuan RI yaitu Pancasila.

Lebih jauh mantan Ketua Pansus penyusunan Perda tentang Penyelenggaraan. Toleransi Kehidupan Bermasyarakat ini memaparkan, Kota Banjarmasin dengan beragam suku dan agama sangatlah rentan terhadap pengaruh dari luar dapat mengikis rasa toleransi kebersamaan yang sudah tertanam dalam kehidupan masyarakat.

Baca Juga:  Soal Iuran HKN, BPKP Kalsel : Harus Jadi Atensi Pemko

“Sebab Kota Banjarmasin merupakan kota majemuk. Baik itu dilihat dari agama, etnis dan suku yang jika dihitung ada 26 etnis. Makanya adanya keberagaman dan perbedaan harus memiliki pijakan atau payung hukum kuat dalam menghargai perbedaan,” tutupnya. (nid/K-3)

Iklan
Iklan