Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Tak Disokong APBN, Pemprov Optimis Jalan Bypass Rampung 2024

×

Tak Disokong APBN, Pemprov Optimis Jalan Bypass Rampung 2024

Sebarkan artikel ini

Banjarbaru, KP – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) mengucurkan dana tak sedikit menbangun Jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin.

Hingga saat ini proyek infrastruktur tersebut masih berproses penampungan.

Kalimantan Post

Pengerjaan jalan itu murni menggunakan APBD Pemprov Kalsel.

Tak ada sokongan dana pusat melalui APBN. Kendati demikian, Pemprov Kalsel tetap optimis pada 2024 mendatang jalan tersebut sudah rampung dan bisa dilalui dengan lancar.

“Semoga tahun depan sudah bisa difungsikan,” kata Kasi Jalan pada Dinas PUPR Wahid Ramadani, Selasa (20/6).

Panjang ruas jalan ini sekitar 105 kilometer.

Hingga akhir tahun ini dirancang sudah teraspal 50 persen.

Bypass Banjarbaru-Batulicin sendiri ditarget rampung pada akhir 2024 mendatang. harapnya.

Dibeberkan Wahid, terdapat beberapa kendala di lapangam saat pengerjaan jalan tersebut.

Lahan pegunungan yang menjadi problem. Sebagian bukut dipangkas dijadikan jalan.

Wahid mengaku sampai saat ini belum ada bantuan dan dari pemerintah pusat untuk pembangunan jalan bypass Banjarbaru-Batulicin.

“Penganggarannya secara bertahap, melihat kemampuan keuangan daerah,” imbuhnya.

Tahun ini dianggarkan 150 miliar untuk penanganan jalan tersebut.

Anggaran digunakan untuk memasang sejumlah box culvert dan pengaspalan jalan.

Ditarget tahun depan jalan sudah tersambung, tidak lagi terpisah oleh sungai.

“Untuk menyambungkan jalan Banjarbaru-Batulicin masih perlu membangun empat jembatan.

Targetnya tahun depan bisa dibangun, mudah-mudahan anggaran tersedia,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, A. Solhan.

Ia menyebut anggaran tahun ini untuk membangun 6 box culvert (jembatan box kecil) pada beberapa titik untuk menyambungkan jalan yang dipisahkan oleh sungai-sungai kecil.

Selain itu juga akan mengaspal jalan sekitar 15 km.

Apabila pengaspalan rampung, maka masih ada tersisa 60 kilometer jalan yang belum diaspal.

Baca Juga :  Gubernur H. Muhidin Optimis Kalsel Menarik Banyak Investor di Tahun 2026

Ia menjelaskan, pembangunan jalan Banjarbaru–Batulicin masih memerlukan anggaran besar.

Apalagi, pemerintah masih menggunakan APBD, karena belum ada pemodal yang bersedia berinvestasi.

“Mungkin karena dihitung lalu lintas ke sana masih sepi.

Kecuali suatu saat nanti, ibu kota negara di Kaltim sudah jadi dan kawasan industri Batulicin berkembang, maka lalu lintas ke sana akan ramai,” katanya.

Sebagai soslusi, pembiayaan pembangunan mrnggunakan APBD secara bertahap. Dikucurkan setiap tahun sesuai dengan anggaran yang tersedia.

“Tahun lalu, Rp 70 miliar anggaran dikucurkan untuk pengaspalan,” terangnya. (mns/K-2)

Iklan
Iklan