Pelaihari Kalimantanpost.com – Kejuaraan Bridge terbuka Kijang Emas yang diselenggarakan oleh Pengurus GABSI (Gabungan Bridge Seluruh Indonesia) Kabupaten Tanah Laut berlangsung selama dua hari Sabtu dan berakhir Minggu 15 Oktober 2023 di Pelaoihari.
Pertandingan yang dislenggarakan terbuka tersebut menfghadikena perwakilan dari sembilan Kota dan Kabu[paten yang ada di Kalsel, yakni Banjarmasin, Banjarbaru, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Barito Kuala, Tapin dan tuan rumah Tanah Laut.
Pemenang untuk kelompok umur 25 tahun, juara pertama, Lisda Yusvianti – Aisyah, kedua M. Holandi Sumari – Adif Maulana Sifa dan ketiga Istiqomah – Aldi Riady juara harapan, M. Fikli – M. Syaiful Iimi – Annisa – Helmina Salwa dan Akhlis Khoiril Haq – M Faiqul Fath
Kelompok umur 18 tahun, medali emas di raih Zaskia Alya Zahraily – Mutia Nurhalisa, medali perak diraih Wahyu Ridwan Abdi – Erik Saputra serta medali perunggu pasangan Novia -Siti Maharani, juara harapan pasangan El – Zaky Parman, kedua Aliya Sabrina – Partner dan ketiga Hafiz – M. Bakhiet Ridhani
Juara beregu, medali emas di raih regu BORNEO BANUA yang merupakan regu campuran, medali perak di raih regu dari Tanah Laut A dan medali perunggu diraih dari Tanah Laut B dan Banjarbaru
Khusus pelajat Tanah Laut usia 18, medali ermas diraih pasangan Naela Nuir Kamila- Azka M AS, medali perak diraih pasangan Dika Fahreza Yuna – Thania Yasa, sedangkan medali perunggu diraih pasangn M. Fikri Aroyan Akbar – Boby, juara harapan pasangan M. Gusti – Sofiya Fitriana, kedua pasangan Bayu Bahari – A. Hafiz Anshari dan ketiga pasangan Arini – Syifa.
Seluruh peraih medali maupun juara harapannya mendapatkan uang pembinaan yang besarannya seusai dengan medali yang diraih.
Bupati Tanah Laut diwakili Asisten 3 Khairul Rizal mengharapkan, kejuaraan ini bisa menghasilkan atlet bukan saja berprestadi di daerah tetapi juga bisa berhasil ditinggal nasional maupun inyternasional.
“Sebagai olahraga yang menggunakan otak, tentunya diperlukan taktik dan strategi untuk memenangkan permainnya disamping perlu kesabaran, sehingga tujuan bisa tercapai,’’katanya.
Ketua GABSI Tanah Laut Aries berupaya kejuaraan terbuka Piala Kijang Emnas ini tidak hanya berhenti sampai disana saja, tetapi mudahan akan terus berlanjut untuk kepentingan pembinaan atlet bridge.
“Untuk itulah kami pengurus tetap mengharapkan bantuan semua pihak agar olahraga otak ini tetapi berlanjut dan dapat dipertandingkan ditahun tahun berikutnya,’’beber Arie ketika menutup acara Minggu Sore. (hid/K-9)















