Teriakan Perubahan Bergemuruh

Dari pembangunan padat modal dan padat karya, dari orientasi pendidikan negeri dan umum menjadi setara antara umum dan agama

BANJARMASIN Kalimantanpost.com – Calon Presiden (Capres) didukung Koalisi Perubahan, Anies Rasyid Baswedan terharu atas perjuangan ulama dari berbagai pelosok daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk melakukan deklarasi mendukung dirinya bersama Muhaimin Iskandar salah satu hotel di Banjarmasin, Selasa (5/12).

“Ulama yang datang dari seluruh Kalsel, bahkan ada secara jarak sangat jauh datang ke sini kami sangat bersyukur sekali,” kata Anies usai silaturrahmi dan doa bersama dirinya, para habib serta alim ulama se Kalsel.

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta, dirinya jika terpilih jadi Presiden akan membayar dukungan, kepercayaan dan amanah ini dengan membawa Indonesia lebih adil dan membawa perubahan.

“Kami bersyukur di Kalsel kepercayaan sangat tinggi dan keinginan untuk perubahan luar biasa.

Kami merasa sangat bersyukur di Kalsel mendapat dukungan luar biasa,” tegas Anies.

Ditambahkan, pihaknya siap bertarung melawan Capres lain yang dua periode sebelumnya meraih suara terbanyak di Kalsel.

“Dalam pemilu sebelumnya, agenda mereka membawa perubahan.

Sekarang kami tegas dari awal ingin melakukan perubahan,” ucapnya.

Jadi, lanjut Anies, karena masyarakat Kalsel mendukung calon presiden yang membawa agenda perubahan, jadi optimis masyarakat Banjar akan mendukung dirinya dalam Pemilu Februari 2024 mendatang.

Menurut Anies, apa yang dirubahnya bersama Muhaimin Iskandar jika terpilih yakni pembangunan yang orientasinya pertumbuhan menjadi pertumbuhan dan pemerataan.

“Dari pembangunan padat modal dan padat karya, dari orientasi pendidikan negeri dan umum menjadi setara antara umum dan agama,” ucapnya.

Dijelaskan lelaki kelahiran Kuningan, 7 Mei 1969, perubahannya itu nyata bukan ditawarkan untuk besok dan itu sudah dikerjakannya di Jakarta dan akan dikerjakan di nasional.

Sementara itu, para ulama, habib, ustadz-ustadzah, guru agama se Kalsel melaksanakan deklarasi dukungan kepada Calon Presiden Anies Baswedan dan Muaimin Iskandar (Amin).

Deklarasi dukungan yang diwakili 11 ulama dari Kotabaru, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Banjar dan Banjarmasin dibacakan ustadz H Fahruraji dari Sungai Tabuk, Kabulaten Banjar.

“Insha Allah, alim ulama, ustadz, ustadzah akan memilih dan memenangkan Anies Bawes dan Muhaimin Iskandar dalam Pilpres mendatang,” kata H Fahruraji yang ditemui usai deklarasi.

Berita Lainnya
1 dari 3,084

Menurut dia, selama ini terjadi kesenjangan dan kemiskinan di masyarakat, hukum, yang sangat janggal dirasakan dan degradasi bangsa.

“Kami berharap ada terjadi perubahan Indonesia dan itu ada ditangan AMIN,” ucapnya.

Menurut ulama asal Sungai Tabuk, dirinya bersama ulama, ustadz, ustadzah, guru agama dan warga Kalsel lainnya mendukung Anies-Muhaimin akan berjuang memenangkan di Kalsel sampai titik darah penghabisan.

Dikesempatan itu, Fahruraji mengungkapkan ulama yang berhadir diacara deklarasi ini sekitar 500 orang.

Puncak Kampanye

Pada puncak kampanye nasional Anies-Muhaimin (AMIN) di Kalsel bertempat di gedung Sultan Suriansyah Kawasan Kayu Tangi Kota Banjarmasin.

Kedatangan disambut meriah ribuan relawan dan simpatisan yang memenuhi lokasi kampanye.

Menggunakan baju koko putih dan berkopiah hitam, mantan gubernur DKI Jakarta ini menyalami pendukungnya dari atas panggung.

Kampanye Capres yang didukung partai Nasdem, PKB, PKS dan Partai Umat ini didampingi Sekjen DPP PKS, Habib Aboe Bakar Al Habsyi, Anggota DPR RI dari PKB, Nihayatul Maghfiroh, Para Ketua Partai, Tim TKD dan Tim TKD Kalsel.

“Apakah kalian ingin perubahan” kata Anies Baswedan, yang disambut teriakan simpatisan “kami ingin perubahan”.

“Kalau ingin perubahan, kalian harus pilih nomer” kata Anies Baswedan.

Ucapan ini langsung disambut teriakan gemuruh, “satu” ,”satu”, “satu”.

Anies Baswedan kemudian berkata kalau ingin perubahan, kita harus menang supaya mempunyai kewenangan untuk melakukan perubahan.

Diakuinya perubahan ini bisa mengatasi persoalan harga sembako yang mahal, tingginya biaya pendidikan, jalan yang selalu rusak, pupuk yang murah dan kesulitan mendapatkan rumah.

Menurutnya pada 14 Februari 2024 mendatang, pemilih lah yang menentukan dalam waktu 6 jam, dari pukul 6 pagi hingga pukul 12 siang, apakah ingin bertahan pada kondisi saat ini atau sebuah perubahan.

Acara kampanye terbuka diakhiri dengan menyanyikan secara bersama-sama lagu perjuangan “Maju Tak Gentar”.

Mengakhiri Kampanye Nasional di Kota Banjarmasin, Anies Baswedan langsung bertolak ke Jakarta, Selasa Sore (5/12) dari Bandara Syamsudin Noor. (mar/ful/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya