Iklan
Iklan
Iklan
BANUA KITATanah Bumbu

Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi Tanah Bumbu, TKD Tertinggi HSU

×

Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi Tanah Bumbu, TKD Tertinggi HSU

Sebarkan artikel ini
Acara Publikasi ALCo yang berlangsung di Aula Lantai II Kanwil DJPb Kalsel, Rabu (28/2/2024). (Kalimantanpost.com/ful)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com –
Pendapatan Daerah
Kinerja APBD Regional Kalimantan Selatan sampai 31 Januari 2024, untuk realisasi pendapatan daerah mencapai Rp4,33 triliun atau sekitar 11,40 persen dari target, meningkat sebesar 194,32 persen jika dibandingkan tahun lalu.

“Realisasi pendapatan tertinggi ada pada Kabupaten Tanah Bumbu 16,37 persen,” ujar Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Syafriadi pada acara Publikasi ALCo yang berlangsung di Aula Lantai II Kanwil DJPb Kalsel, Rabu (28/2/2024).

Android

Ditambahkan dia, pajak daerah dan retribusi daerah mengalami kenaikan, disumbang dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB),
Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, dan Pajak
Parkir.

Lalu, komponen pendapatan yang mendominasi struktur Pendapatan Daerah se-Kalsel
adalah Pendapatan Transfer sebesar Rp3,89 T, dengan kontribusi 87,65 persen terhadap total pendapatan
Daerah.

“Sedangkan dari sisi Belanja Daerah, Realisasi belanja telah terealisasi sebesar Rp742,90 miliar (1,78 persen) tumbuh 37,03 persen. Belanja pegawai telah terealisasi sebesar Rp488,57 miliar,” ucapnya.

Ditambahkan Syafriadi, untuk belanja barang atau Jasa sebesar Rp142,1 miliar, belanja modal telah terealisasi sebesar Rp36,35 miliar.

“Belanja pegawai, belanja barang/jasa, dan belanja modal meningkat dibandingkan tahun 2023. Peningkatan paling
tinggi pada belanja barang/jasa yaitu mencapai 213 persen, sedangkan belanja modal meningkat 94 persen, dan belanja pegawai hanya meningkat 17 persen jika dibandingkan tahun lalu,” tandasnya.

Syafriadi juga menyebut,
realisasi belanja APBD terbesar di bulan Januari 2024 adalah Pemerintah Provinsi Kalsel sebesar Rp322,44 miliar atau 2,77 persen.

“Realisasi Belanja Transfer ke Daerah (TKD) sampai dengan 31 Januari 2024 sebesar 4,14 triliun atau sebesar 14,24 persen. Secara keseluruhan, jika dibandingkan dengan tahun lalu, pertumbuhan Belanja Transfer ke Daerah meningkat sebesar 47,09 persen,” tegasnya.

Baca Juga:  Padi Organik Kerjasama Pemkab TanbuĀ Dan BI Dipanen

Selanjutnya, untuk. realisasi DBH sebesar Rp2,69 Triliun (17,42 persen), Realisasi DAU sebesar Rp966,08 miliar (11,34 persen), realisasi DAK Non Fisik sebesar Rp378,40 miliar (15,79 persen), realisasi dana desa sebesar Rp99,95 miliar (6,84).

“Realisasi TKD tertinggi di awal tahun ini
adalah Kabupaten Hulu Sungai Utara sebesar 15,92 persen,” pungkasnya. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan