Sampel ditemukan usai pemeriksaan terhadap 27 buah dari sejumlah stand yang berjualan di Pasar Wadai Ramadan 2023 Balaikota Banjarmasin
BANJARMASIN, KP – Kepala Balai Besar POM Banjarmasin, Leonard Duma mengatakan hasil uji sampel yang dilakukan Balai POM menemukan satu sampel bahan pangan yang mengandung bahan berbahaya.
Namun, Leonard Duma tidak menyebutkan bahan berbahaya yang terkandung di dalam bahan pangan yang ditemukan, apakah bahan pewarna atau pengawet, namun hanya menyebutkan sampel itu adalah kerupuk nasi.
Sampel ditemukan usai melakukan pemeriksaan terhadap 27 buah dari sejumlah stand yang berjualan di Pasar Wadai Ramadan 2023 Balaikota Banjarmasin.
Sementara, kepada pedagang yang ketahuan menggunakan bahan tambahan berbahaya diperintahkan untuk menarik dan tidak menjual bahan makanan yang terbukti hasil uji laboratorium menggunakan bahan berbahaya.
Ditegaskan, demi menjaga keamanan pangan, Balai Besar POM Banjarmasin akan melakukan pengawasan tidak hanya pada lokasi Pasar Wadai, namun pada lokasi lainnya seperti agen, pasar modern serta pasar tradisional.
Hal ini karena meningkatnya permintaan konsumsi makanan di bulan puasa yang memberikan peluang tindakan nakal dan tidak bertanggung jawab.
“Saya menghimbau kepada pedagang untuk menjual makanan yang aman, bermutu, bergizi dan memiliki ijin edar.
Sementara kepada masyarakat selalu ceklik, cek kemasan, label, ijin edar dan kadaluarsa,” kata Leonard Duma.
Tambahnya selalu pastikan makanan yang dikonsumsi terjamin higienis dan sanitasi.
Pengawasan yang dilakukan Balai Besar POM Banjarmasin dilakukan mulai Selasa (12/3) hingga satu pekan setelah lebaran. (mar/K-2)















