Iklan
Iklan
Iklan
BanjarbaruTRI BANJAR

Program Urban Farming Berjaya Lahirkan Kampung Banturanku

×

Program Urban Farming Berjaya Lahirkan Kampung Banturanku

Sebarkan artikel ini
POTONGAN TUMPENG- Wali Kota Banjarbaru Muhammad Aditya Mufti Ariffin (dua dari kanan) menerima potongan kue tumpeng dari Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar pada puncak peringatan HUT ke-25 Kota Banjarbaru di Lapangan Dr Murdjani, Sabtu (20/4/2024) malam. (KP/Devi)

Banjarbaru,KP- Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin mengikuti kegiatan Temu Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kota Banjarbaru di Jl. Lestari RT.017 RW.003 Kelurahan Sungai Besar Kecamatan Banjarbaru Selatan Senin (22/04/2024).

Bahkab dalam pertemuan antar sesama KWT, Aditya meresmikan Kampung Banjarbaru Batanam Untuk Kesejahteraan Ku (Banturanku) Citra Lestari. Banturanku merupakan salah satu dari Program Urban Farming di Kota Banjarbaru. Dimana KWT yang terintegrasi dalam satu tempat mendapatkan berbagai tanam, budaya ikan dan ternak ayam.

Program Kampung Banturanku Citra Lestari ini berlokasi di daerah padat penduduk, meski begitu warga mampu melaksanakan urban farming meski beternak hewan. Warga juga sukses mengelola lingkungan sehingga tidak mengeluarkan bau yang dapat mengganggu warga sekitar.

Ternyata tipsnya mereka menggunakan pakan yang diberikan berasal dari limbah rumah tangga yang diolah secara khusus dan itu merupakan inovasi unggulan di Kampung Banturanku Citra Lestari.

Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin mengatakan kesuksesan ini menjadi harapan besar, agar bisa menjadi inspirasi bari Kelurahan lain. Selain itu Aditya juga mengharapkan KWT Citra Lestari ini dapat menginspirasi perempuan lainnya untuk dapat melakukan kegiatan selain mengurus rumah tangga.

“Ulun mengapresiasi setinggi-tingginga kepada semua wanita tani Kota Banjarbaru atas peran dan kontribusinya yang sangat luar biasa,”ucapnya.

Pada kesempatan lain, Wali Kota Banjarbaru H.M. Aditya Mufti Ariffin juga menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat menjadi percontohan sebagai implementasi dari urban farming dan menyarankan agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan-lahan yang tidak terpakai sehingga dapat membantu perekonomian keluarga, masyarakat sekitar dan dapat membantu menekan inflasi di Kota Banjarbaru. (Dev/K-3)

Iklan
Baca Juga:  300 Peserta Pramuka Kalsel-Teng Meriahkan USCC ke VII Uniska
Iklan