Iklan
Iklan
Iklan
EKONOMI

Balai Besar POM Sosialisasikan Standar Pelayanan Publik

×

Balai Besar POM Sosialisasikan Standar Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
KONSULTASI PUBLIK - Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM), Leonard saat Forum Konsultasi Publik dalam rangka sosialisasi standar pelayanan publik kepada masyarakat dan pengguna jasa, Senin (13/5/2024), di Banjarbaru. (KP/yana)

Banjarbaru, KP – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Banjarmasin melaksanakan Forum Konsultasi Publik dalam rangka menyosialisasikan pelayanan publik kepada pengguna maupun masyarakat.

“Kita perlu menyosialisasikan standar pelayanan publik yang diberikan kepada pengguna jasa, termasuk masyarakat,” kata Kepala Balai Besar POM Banjarmasin, Leonard Duma, di sela Forum Konsultasi Publik, Senin (13/5/2024), di Banjarbaru.

Leonard menambahkan, sosialisasi standar pelayanan juga dimaksudkan untuk menampung saran atau masukan dari berbagai pihak.

“Ini untuk peningkatan kualitas pelayanan publik serta menyelaraskan antara harapan masyarakat dan kemampuan penyelenggara pelayanan guna perbaikan dan peningkatan pelayanan publik,” tambahnya.

Leonard menambahkan, beberapa standar yang telah ditetapkan sesuai dengan peraturan, yakni SOP BBPOM kembali disosialisasikan untuk mendapatkan masukan apa yang kurang dan sulit dipenuhi sepanjang itu tidak melanggar aturan maka tentu bisa diadopsi.

“Beberapa inovasi yang dilakukan contoh pada pengujian sampel barang bukit narkotika penyalahgunaan barang berbahaya kami telah menetapkan memberanikan diri dalam 24 jam setelah diterima di laboratorium hasilnya sudah diketahui,” ungkap Leonard.

Terkait UMKM, BB POM sudah menerapkan SOP bahwa dilakukan pendampingan secara gratis ditempat usaha masing-masing pelaku usaha.

“Jadi pelaku usaha cukup menghubungi staf kami atau link yang telah diberikan dan staf kami akan melakukan pendampingan tanggung jawab mutlak adalah bagaimana cara produksi dengan baik hingga mendapatkan izin edar,” ujarnya.

Lebih lanjut diungkapkan, BB POM Banjarmasin juga bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Dinas Perdagangan Kalsel dalam rangka meningkatkan kemasan.

“Kemasan penting sekali dalam suatu produk agar UMKM memiliki data saing karena kalau sampai izin edar,” jelas Leonard.

Forum Konsultasi Publik yang dihadiri 40 orang peserta dari unsur masyarakat yaitu stakeholder, pelaku usaha, akademisi, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, media, masyarakat sebagai pengguna layanan, dan pejabat fungsional BBPOM di Banjarmasin sebagai penyelenggara layanan. (lyn/K-1)

Iklan
Baca Juga:  Bank Kalsel Syariah Umrahkan Gratis 5 Nasabah
Iklan