Iklan
Iklan
Iklan
OLAHRAGA

Gelar Sarasehan Sepak Bola Banua, Filosofi ‘Jiwa Wasaka’ akan Jadi Landasan Tim ke Depan

×

Gelar Sarasehan Sepak Bola Banua, Filosofi ‘Jiwa Wasaka’ akan Jadi Landasan Tim ke Depan

Sebarkan artikel ini
CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman saat menyerahkan buku Autobiografi Barito Putera kepada Direktur Teknis PSSI, Indra Sjafri. (Kalimantanpost.com/Opiq)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Memperingati hari jadi ke-94 tahun PSSI sekaligus hari jadi ke-36 tahun PS Barito Putera, manajemen tim sepak bola kebanggaan Banua ini menggelar acara bertajuk “Sarasehan Sepak Bola Banua” di Wetland Square, Banjarmasin, Jumat (3/5/2024) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh sepak bola Indonesia seperti, Pakar Pemasaran Olahraga sekaligus Eks Exco PSSI, Hasani Abdulgani, Konsultan Infrastruktur Sepak bola, FIFA Security Officer 2007-2014, Timmi Setiawan, Mantan pelatih dan pemain Timnas Indonesia sekaligus Konsultan pengembangan usia muda, Mundari Karya dan Direktur Teknis PSSI, Indra Sjafri.

Dalam kesempatan ini, Barito Putera mengenalkan filosofi klub yakni “Jiwa Wasaka” yang akan menjadi landasan tim ini ke depannya.

Diungkapkan, pelatih yang nantinya akan menangani tim Barito Putera ke depan harus memahami filosofi tersebut, sehingga tim berjuluk Laskar Antasari memiliki karakteristik bermain sesuai dengan kultural Banua yaitu Jiwa Wasaka.

Kultural dan filosofi ini dirancang oleh Mundari Karya, yang juga menerapkan filosofi “Filanesia” di Timnas Indonesia hingga sekarang. Dan juga akan menjadi makna besar tim PS Barito Putera, dimana filosofi “Jiwa Wasaka” ini akan diterapkan mulai SSB Barito U12, U14, U16, U18, U20 hingga senior.

Direktur Teknis PSSI, Indra Sjafri pun turut mengucapkan selamat atas dibentuknya filosofi “Jiwa Wasaka” ini sekaligus mengucapkan hari jadi Barito Putera yang ke-36 tahun.

“Dari pertemuan ini, tidak sekedar sarasehan saja, tapi ada keinginan dari Barito sendiri untuk membentuk filosofi tim yang diambil dari nilai-nilai dari keluarga besar Hasnur sendiri,” ucap Indra.

Indra menilai dengan filosofi ini akan menjadi landasan Barito Putera ke depan yang akan sejalan dengan visi misi klub dan program-program yang akan dijalani.

Baca Juga:  Gubernur Bangga Prestasi Federasi Airsoftgun Indonesia (FAI) Kalsel

“Dari sisi teknisnya tentu ada kurikulum pembinaan sepak bola di Kalimantan Selatan yang juga menjadikan momentum untuk mempersiapkan tim setiap musimnya lebih baik lagi,” tuntasnya.

Pada kesempatan itu, CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan 8 nilai penting yang selama ini melandasi perjalanan Barito Putera sebagai pedoman berkehidupan, tidak terkecuali bagi supporter, pelatih, pemain dan manajemen.

“Kedelapan nilai-nilai tersebut adalah Cinta, Kekeluargaan, Persatuan, Semangat, Harga Diri, Loyalitas, Warisan dan Istiqomah,” tegas pria yang kerap disapa Bang Hasnur.

Ia juga meminta agar pemain Barito Putera selalu bermain dengan Jiwa Wasaka di setiap pertandingan, karena dalam setiap laga membawa nama Banua Kalimantan Selatan.

“Berikanlah yang terbaik dengan bermain Wasaka untuk memberikan kebanggaan bagi masyarakat Banua tercinta Kalimantan Selatan,” tandas Bang Hasnur.

Acara juga diisi dengan penyerahan buku Autobiografi Barito Putera kepada narasumber dan peserta sarasehan yang aktif memberikan pertanyaan. (Opq/KPO-1)

Iklan
Iklan