Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Banjarmasin

112 Orang dari 41 SKPD Pemprov Kalsel Ikuti Sharing Session Implementasi Aplikasi Srikandi Versi 3

×

112 Orang dari 41 SKPD Pemprov Kalsel Ikuti Sharing Session Implementasi Aplikasi Srikandi Versi 3

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel, Hj Nurliani Dardie saat memberikan sambutan Sharing Session Implementasi Aplikasi Srikandi versi 3 Pemprov Kalsel dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Gedung C Lantai 2 Ruang Noerhadi ANRI Jakarta, Kamis (6/6/2024). (Kalimantanpost.com/Antara)

JAKARTA, Kalimantanpost.com – Sebanyak 112 orang dari 41 SKPD dilingkup Pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengikuti Sharing Session Implementasi Aplikasi Srikandi versi 3 Pemprov Kalsel dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Gedung C Lantai 2 Ruang Noerhadi ANRI Jakarta, Kamis (6/6/2024).

Hadir diacara tersebut Sekretaris Bappeda Provinsi Kalsel Ir Riza Rosyadi, MSi,
Sekretaris BPSDM Kalsel Muhamamd Shahrizal Fauzan, SE, MAP, Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian Kalsel Mashudi, SSos, MSi serta Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan RSGM Kalsel Muthiah, SH, MH.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel, Hj Nurliani Dardie menyampaikan kegiatan ini sebagai upaya untuk mempertahankan Provinsi Kalsel sebagai daerah yang mendapatkan penghargaan dalam penerapan dan implementasi Aplikasi SRIKANDI terbanyak se wilayah kearsipan daerah I.

“Kami juga mengharapkan dukungan seluruh SKPD untuk meningkatkan pemakaian aplikasi Srikandi di lingkungan pemerintahan Provinsi Kalsel,” ucap Bunda Nunung, panggilan akrabnya.

Sementara itu, Direktur Kearsipan Daerah I yang mewakili Dra Prihatni Wuryatmini, MHum selaku Ketua Tim Pembinaan Wilayah Timur 1 memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Kalsel yang telah diperoleh pada saat rakor kearsipan aplikasi Srikandi yang diselenggarakan di Kota Solo.

“Provinsi Kalsel menjadi salah satu provinsi yang telah menerapkan aplikasi srikandi terbanyak. Provinsi Kalsel memperoleh penghargaan tersebut atas andil dari para SKPD di Kalsel,” tandasnya.

Prihatni juga berharap Provinsi Kalsel untuk tahun 2024 dapat mempertahankan atau menjadi yang terbaik untuk wilayah timur terkait penggunaan aplikasi Srikandi.

Yang menjadi pembicara pada kegiatan tersebut yakni Pinandita Syafrisman,S.Sos dari Arsiparis Muda ANRI, Sutiana, M.AP asal Arsiparis Madya ANRI dan Solihin S.Kom dari Pranata Komputer Pertama ANRI.

Di acara tersebut, banyak peserta yang menyampaikan pertanyaan-pertanyaan seputar penggunaan aplikasi Srikandi versi 3,salah satunya terkait dengan pembuatan daftar arsip aktif dan pemberkasan arsip melalui aplikasi Srikandi. (ful/KPO-3)

Baca Juga:  Dispersip Kalsel Monitoring dan Evaluasi Implementasi Aplikasi SRIKANDI di Tanah Bumbu

Iklan
Iklan