Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE

Juara Bertahan Disingkirkan Swiss di Piala Eropa 2024, Ini Kata Pelatih Italia

×

Juara Bertahan Disingkirkan Swiss di Piala Eropa 2024, Ini Kata Pelatih Italia

Sebarkan artikel ini
Selebrasi Ruben Vargas (tengah) setelah mencetak gol kedua untuk Timnas Swiss ke gawang Italia dalam pertandingan babak 16 besar Piala Eropa 2024 di Stadion Olimpiade Berlin pada Sabtu (29/7/2024). (Antara/Dok-UEFA)

JERMAN, Kalimantanpost.com – Juara baru Piala Eropa 2024 akan hadir menyusul kekalahan Italia 0-2 atas Swiss melaju dalam laga pembuka babak 16 besar Piala Eropa (Euro) 2024 di Stadion Olimpiade, Berlin pada Sabtu malam WIB.

Dua gol kemenangan Swiss masing dicetak oleh Remo Freuler di babak pertama dan Ruben Vargas membawa Swiss ke perempatfinal secara berturut-turut setelah melakukannya di Euro 2020 dengan menyingkirkan Perancis lewat adu penalti.

Di perempatan final, Swiss akan berhadapan dengan pemenang dari laga antara Inggris dan Slowakia yang akan berlangsung di Veltins Arena, Gelsenkirchen pada Minggu malam pukul 23.00 WIB.

Sementara itu perjalanan Italia harus terhenti di babak 16 besar setelah menjuarai Euro di edisi sebelumnya.

Swiss menciptakan peluang berbahaya pertama pada menit ke-12 melalui tembakan Dan Ndoye, tetapi arah bola masih melebar di sisi kiri gawang Italia.

Gawang Italia kembali mendapatkan ancaman pada menit ke-24. Breel Embolo lolos dari jebakan offside dan tinggal menghadapi Donnarumma, tetapi tembakannya masih bisa ditepis kapten Italia tersebut.

Swiss secara mengejutkan terus menekan dan berupaya membongkar pertahanan Italia.

Pada menit ke-32, Ricardo Rodriguez mendapat ruang tembak di luar kotak penalti. Sayang sepakannya masih melambung di atas gawang Donnarumma.

Usaha Swiss akhirnya membuahkan gol pada menit ke-37. Freuler masuk kotak penalti untuk menyambut umpan silang dari Ruben Vargas. Dia sempat mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan ke sudut kiri gawang Italia, yang gagal dihentikan Donnarumma. Skor menjadi 1-0.

Unggul satu gol tidak membuat Swiss puas. Mereka hampir saja mencetak gol kedua andai saja Donnarumma gagal menepis tendangan bebas Fabian Rieder pada menit ke-45. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Baca Juga:  Kedatangan Thom Haye Disambut Hangat Marselino

Swiss memulai babak kedua dengan brilian. Mereka berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-46.

Bermula saat kick-off babak kedua, Swiss berhasil merebut bola dari Italia. Michel Aebischer kemudian memberikan umpan ke Vargas, yang menemukan ruang di depak kotak penalti sebelum melepaskan sepakan melengkung melewati Donnarumma. Swiss 2-0 Italia.

Ini merupakan gol kedelapan Ruben Vargas untuk Timnas Swiss dan pertama baginya di kompetisi Euro.

Italia nyaris mencetak gol pada menit ke-51. Fabian Schar hampir mencetak gol bunuh diri saat sundulannya untuk membuang bola justru mengarah ke gawang Yann Sommer. Namun, bola masih mengenai mistar gawang.

Azzurri kembali mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-74, tetapi sundulan Scamacca masih membentur mistar gawang Swiss.

Swiss yang mengandalkan serangan balik setelah memimpin dua gol kembali mendapat peluang pada menit 82, tetapi tendangan Steven Zuber masih melenceng tipis dari gawang Italia.

Swiss mencoba untuk mempertahankan keunggulan dengan menguasai bola lebih lama di sisa waktu pertandingan.

Swiss sukses meraih kemenangan atas Italia dan berhak mengamankan tempat di babak perempat final Euro 2024.

Pelatih Timnas Italia, Luciano Spalletti mengatakan timnya kalah tempo dan kurang tajam saat dikalahkan Swiss 2-0 di babak 16 besar Piala Eropa (Euro) 2024.

“Yang membuat perbedaan adalah tempo (permainan), kami terlalu lamban dibandingkan mereka (Swiss) di babak pertama. Bahkan secara individu, ada perbedaan dalam tempat pergerakan dan perebutan bola,” kata Spalletti usai pertandingan yang dikutip Football-Italian pada Minggu.

Spalletti menyebut gol kedua langsung membuat kepercayaan diri para pemainnya turun sehingga membuat permainan mereka menjadi kurang tajam.

Sementara itu, kapten sekaligus kapten Timnas Italia Gianluigi Donnarumma tidak ingin mencari alasan atas kekalahan ini.

Baca Juga:  Harga Cabai Turun, Penjualan Masih Lesu

“Kami tidak bisa meminta maaf kepada para suporter. Hasil ini tidak bisa diterima, kami bermain buruk di sepanjang pertandingan. Itu realitanya,” ujar kiper Paris Saint-Germain tersebut. (Ant/KPO-3)

Susunan pemain
Swiss (3-4-2-1): Yann Sommer, Fabian Schar, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez, Michel Aebischer (Renato Steffen 90+2′), Remo Freuler, Granit Xhaka, Fabian Rieder (Leonidas Stergiou 71′), Ruben Vargas (Steven Zuber 71′), Dan Ndoye (Vincent Sierro 77′), Breel Embolo (Kwadwo Duah 77′)

Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma, Matteo Darmian (Andrea Cambiaso 75′), Alessandro Bastoni, Gianluca Mancini, Giovanni Di Lorenzo, Nicolo Barella (Mateo Retegui 64′), Nicolo Fagioli (Davide Frattesi 86′), Bryan Cristante (Lorenzo Pellegrini 75′), Stephan El Shaarawy, Gianluca Scamacca, Federico Chiesa.

Iklan
Iklan