Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Atlet Peraih Medali Porprov dan Peparprov Balangan Nantikan Bonus

×

Atlet Peraih Medali Porprov dan Peparprov Balangan Nantikan Bonus

Sebarkan artikel ini
IMG 20260416 WA0039
Salah satu pertandingan cabang olahraga pada Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Kalsel 2025 di Tanah Laut. (Kalimantanpost.com/Repro Instagram Peparprov Kalsel)

PARINGIN, Kalimantanpost.com – Atlet peraih peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII dan Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Kalsel 2025 di Tanah Laut sangat menantikan bonus dari Pemerintah Kabupaten Balangan.

Pasalnya, bonus yang diserahkan pada Hari Jadi Kabupaten Balangan hanya diberikan buat atlet peraih medali cabang olahraga rekreasi dari KORMI.

Kalimantan Post

Tidak samakan pemberian bonus atlet peraih medali tersebut membuat seorang atlet disabilitas Balangan peraih medali pada Peparprov Kalsel 2025 di Tanah Laut, tampak termenung dan sedih.

Medali yang ia perjuangkan dengan peluh dan keterbatasan fisik itu kini tergantung di dinding, namun tak kunjung mampu menambal lubang kebutuhan dapur keluarganya.

“Kami sangat berharap bonus itu cair di momen Hari Jadi Kabupaten kemarin. Selain untuk biaya hidup anak dan istri, saya butuh modal untuk kembali berlatih agar performa tidak turun,” ungkap sang atlet disabilitas dengan nada lirih yang minta namanya dirahasiakan, Kamis (16/4/2026).

Harapannya dan ratusan atlet lainnya sejatinya memuncak saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Balangan ke-23 beberapa waktu lalu. Namun, kenyataan di lapangan justru memicu tanda tanya besar di kalangan pejuang olahraga prestasi tersebut.

Senada, salah satu atlet peraih medali di cabang olahraga bela diri pada ajang Porprov XII juga menyuarakan kegelisahannya.

Baginya, bonus tersebut bukan sekadar hadiah, melainkan bentuk apresiasi atas risiko fisik yang ditempuh selama bertanding.

“Cabang bela diri itu risikonya tinggi, benturan dan cedera adalah makanan sehari-hari saat di Tanah Laut kemarin. Kami sudah memberikan yang terbaik untuk nama daerah, jadi kami sangat berharap bonus bisa segera dicairkan. Uang itu sangat kami perlukan untuk pemulihan fisik dan persiapan kejuaraan berikutnya agar mental bertanding kami tetap terjaga,” ujar atlet bela diri tersebut yang meminta namanya tidak disebutkandidamlingi salah satu pengurus nya.

Baca Juga :  Barabai FC Tunggu Informasi Quota Kalsel di Kompetisi 64 Besar Liga 4 Nasional

Hal yang sama juga diungkapkan salah seorang pengurus cabang olahraga. “Sangat disayangkan pencairan bonus tak ada kepastian dan menjadi ‘basi’, ungkapnya.

Dia juga mengingatkan agar jangan terjadi like dan dislike terhadap atlet dan pembinaan olahraga di Balangan.

“Ini akan menurunkan semangat dan motivasi atlet berjuang di lapangan pada Porprov dan Peparprov mendatang,” tandasnya.

Begitu sedih dan kecewanya atlet peraih Porprov dan Peparprov Balangan karena saat prosesi penyerahan bonus secara simbolis dilakukan di tengah rangkaian acara hari jadi.

Porprov atau Peparprov yang bertarung di ajang olahraga prestasi, panggung justru diperuntukkan bagi para atlet olahraga rekreasi.

Padahal, secara hierarki dan tingkat persaingan, Porprov dan Peparprov adalah ajang tertinggi pembinaan olahraga di Kalimantan Selatan. Para atlet ini telah membawa nama harum Balangan di Tanah Laut pada tahun 2025 lalu dengan perjuangan yang tidak ringan.

Berdasarkan data resmi hasil pertandingan di Kabupaten Tanah Laut tahun 2025, kontingen Balangan sebenarnya menorehkan catatan yang patut diapresiasi.

Kontingen NPC (National Paralympic Committee) Balangan berhasil finis di peringkat 9 klasemen akhir dengan total koleksi 76 medali. Rinciannya adalah 26 emas, 24 perak, dan 26 perunggu.

Sedangkan Porprov XII Kalsel 2025, Kontingen Balangan membawa pulang total 78 medali, dengan rincian 16 emas, 17 perak, dan 45 perunggu.

Hingga seluruh rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Balangan berakhir, belum ada kejelasan resmi mengenai jadwal pencairan bonus bagi para peraih medali Porprov dan Peparprov.

“Bagi kami yang disabilitas, olahraga bukan sekadar hobi, tapi jalan untuk membuktikan diri dan menyambung hidup. Kami hanya butuh kepastian, kapan hak atas prestasi kami di Tanah Laut itu bisa kami terima,” pungkas salah satu atlet disabilitas lainnya.

Baca Juga :  Fafage Banua Fokus Stability dan Performance Jelang Laga Krusial Lawan Blacksteel dan Kuda Laut di Pekan ke-9 Pro Futsal League

Sampai berita ini diturunkan, para atlet masih menunggu adanya pernyataan resmi dari instansi terkait mengenai alasan penundaan dan jadwal pasti realisasi bonus yang telah dijanjikan. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan