BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Rencananya Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalimantan Selatan (Kalsel) akan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) untuk pemilihan ketua umum yang akan dilaksanakan di Hotel Rodhita Banjarmasin, Sabtu (18/4/2026).
Ketua Harian Pengprov POBSI Kalsel, Dr Noor Fathulliansyah, Kamis (16/4) mengatakan SK kepengurusan Pengrov POBBSI Kalsel akan berakhir tanggal 27 April 2026.
Berkaitan dengan akan berakhirnya masa kepengurusan tersebut, lanjut dia, sebulan yang lalu dibentuklah tim steering committee dan organizing committee serta tim penjaringan dan penyaringan.
“Semua panitia terbentuk sudah bergerak, termasuk tim penjaringan dan penyaringan.
Sampai detik batas akhir penerimaan pendaftaran belum ada yang mendaftar,” ujarnya.
Dijelaskan Fathul, dari hasilnya tim penjaringan dan penyaringan ini nantinya disampaikan ke pimpinan sidang pada Musprov nanti,
sehingga sosok Ketua Umum POBSI Kalsel akan diputuskan melalui rapat pleno.
“Di Musprov inilah peserta dari Pengcab POBSI se Kalsel aktif mencarikan kandidat Ketua Umum periode 2026-2030,” tandasnya.
Kemungkinan, lanjut dia, bisa saja H Musthohir Arifin atau H Imus kembali terpilih, karena suara arus bawah seperti Pengcab Kabupaten/Kota se Kalsel masih meminta H Imus memimpin olahraga biliar ini.
“Begitu juga dari atlet lapis pertama dan seterusnya juga meminta H Imus kembali menjadi Ketua POBBSi Kalsel,” tegasnya.
Fathul juga mengungkapkan, berdasarkan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) meminta membatasi dua kali.
“Berdasarkan aturan itu, kita pun melakukan proses pencalonan Ketua Umum dengan membuka pihak luar untuk mendaftar. Nanun, hingga batas akhir pendaftaran, tak ada yang mendaftar ke tim Penjaringan dan Penyaringan, sehingga akan diserahkan ke Musprov,” tegasnya
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Musprov POBSI Kalsel, Andi Rizky Indrawan mengungkapkan, dalam Musprov nanti akan mengundang Kepala Dispora Kalsel, KONI Kalsel dan PB POBSI Jakarta.
“Untuk pesertanya seluruh Pengcab POBBSI Kalsel yang aktif yakni 12 Kabupaten Kota kecuali Kabupaten HSS,” tandasnya.
Ditambahkan Andi, agenda nanti berupa pemilihan Ketua Umum karena kepengurusan 2022-2026 SK-nya akan berakhir tanggal 27 April.
“Di Musprov juga akan disampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, pemilihan Ketua Umum yang baru dan pembentukan tim formatur untuk menyusun kepengurusan 2026-2030,” papanya.
Andi mengungkapkan di Musprov nanti tak menutup kemungkinan H Imus akan kembali terpilih sebagai Ketua Umum.
“Kita sudah tahu sepak terjang dan track record H Imus selama dua periode memimpin biliar sangat bagus, organisasinya jalan dan prestasinya meningkat terus. (ful/KPO-3)















