Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Kalsel Berduka, Ribuan Jemaah Kehilangan Tokoh Panutan

×

Kalsel Berduka, Ribuan Jemaah Kehilangan Tokoh Panutan

Sebarkan artikel ini
a6

Almarhun KH Husin Naparin Dimakamkan Berdampingan Ibunya

Banjarmasin, KP – Kalsel berduka, ribuan jemaah dan para ulama lainnya meras kehilangan atas wafatnya KH Husin Naparin Lc, yang menjadi sosok pabnutan, Rabu (6/5) pagi sekitar pukul 08.30 WITA.

Kalimantan Post

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. KH Husin Naparin Lc Bin H Muhammad Arsyad, wafat diusia 79.

Jemaah salat-kan serta hantarkan pelepasan keberangkatkan jenazah KH Husin Naparin Lc dari Masjid Jami berada di Jalan Masjid RT 01 Banjarmasin Utara,

Ini, menuju arah Tempat istirahatan terakhir (dimakamkan) di Desa Kalahiang Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan.

Pengantaran dikawal mobil Patwal Lantas Polresta Banjarmasin, dengan beiring-iringan beberapa mobil mewah.

Di sini, tanpa terpantau ada para pejabat yang ikut memberangkatkan beliau menuju ke Tempat Peristirahatan terakhir.

Halaman masjid penuh dengan pakiran hingga keluar dari halaman masjid, terlihat para jemaah yang ikut mensalatkab hingga memberangkatnya.

Dari Informasi diperoleh alharhum KH Husin Naparin akan kembalikan di Salatkan di Pondok Persanteren Raka Amuntai. 

Karena beliau Ketua Umum Yayasan Ponpes tersebut.

Mantan Wakil Walikota Banjarmasin, H Arifin Noor, terlihat ikut salatkan dan mengatakan bahwa turut berduka cita atas kepergian seorang ulama besar di Kota Banjarmasin.

Beliau dikenal sebagai sosok ulama yang gigih dalam berdakwah dan menjadi panutan selama menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalsel dua periode.

“Beliau sempat memberikan pencerahan.

Saya sangat sedih mendengar kepergian beliau yang mendadak. 

Selama beliau hidup sering menberikan pencerahan, memberikan nasihat kepada saya,” ucap H Arifin Noor.

Berdasarkan keterangan perwakilan keluarga di rumah duka, KH Husin Naparin awalnya dibawa ke rumah sakit pada Sabtu pekan lalu untuk keperluan pemeriksaan kesehatan rutin.

Baca Juga :  Pangdam Tambun Bungai Ajak Media Perangi Hoaks, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Kalsel

“Awalnya mau check-up biasa saja. Tapi karena ada kondisi lain, akhirnya dirawat inap. 

Tadi pagi, setelah subuh, beliau meninggal dunia,” ucap pihak keluarga saat ditemui awak media.

Sementara untuk pemekama jenazah akan dibawa ke Paringin, Kabupaten Balangan. 

“Ya, almarhum dimakamkan di alkah keluarga, berdampingan dengan makam ibu beliau,” lanjutnya.

“Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima amal ibadahnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya,” doa perwakilan keluarga dengan penuh haru, (opq/fik/K-2)

Iklan
Iklan