BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Puluhan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari mendapat kesempatan melihat secara langsung proses kerja industri media melalui kunjungan edukatif ke Kantor Kalimantan Post, Sabtu (27/06/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran mata kuliah Produksi Media Cetak dan Online agar mahasiswa memperoleh pengalaman nyata di luar ruang kelas.
Sebanyak 36 mahasiswa mengikuti kunjungan yang didampingi langsung oleh dosen pengampu mata kuliah, Drs. Fathurrahman, M.Med.Kom. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh jajaran manajemen Kalimantan Post yang membuka ruang diskusi mengenai dunia jurnalistik dan industri media yang terus berkembang.

Rombongan diterima langsung oleh Pimpinan Umum Kalimantan Post H. Troy Satria, Pimpinan Redaksi Hj. Sunarti, Wakil Pimpinan Redaksi Gea Troy, Pimpinan Online Rio Albani, Redaktur Pelaksana Online Kalimantan Post Syaiful Anwar serta jajaran manajemen yang terdiri dari Bahar, Adis, dan Vico.
Suasana pertemuan berlangsung akrab dengan berbagai pemaparan mengenai dinamika kerja redaksi, mulai dari proses peliputan hingga sebuah berita diterbitkan di media cetak maupun platform digital.
Dalam pemaparannya, pihak Kalimantan Post menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah pola kerja media massa. Kecepatan dalam menyajikan informasi menjadi tuntutan, namun prinsip utama jurnalistik seperti akurasi, verifikasi, independensi, dan keberimbangan tetap menjadi fondasi yang tidak boleh diabaikan.
Selain memahami proses produksi berita, mahasiswa juga diajak mengenal alur kerja media cetak yang memiliki karakter berbeda dengan media online. Mereka mendapat gambaran bagaimana sebuah isu dipilih menjadi berita, melalui tahapan rapat redaksi, proses editing, hingga akhirnya layak dipublikasikan kepada masyarakat.
Pada sesi berikutnya, diskusi berlanjut mengenai strategi media dalam menghadapi perubahan perilaku masyarakat yang kini lebih banyak mengakses informasi melalui platform digital. Berbagai tantangan, mulai dari persaingan dengan media sosial hingga upaya menjaga kepercayaan publik, turut menjadi pembahasan yang menarik perhatian para mahasiswa.
Dosen pengampu, Drs Fathurrahman, MMed.Kom, mengatakan kunjungan lapangan merupakan bagian penting dari proses pembelajaran agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana praktik jurnalistik dijalankan oleh media profesional.
“Melalui kunjungan ini kami ingin mahasiswa memperoleh gambaran nyata tentang proses produksi media cetak dan media online, apa yang selama ini dipelajari di ruang kuliah dapat mereka lihat langsung di lapangan sehingga pemahamannya menjadi lebih utuh,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman seperti ini diharapkan mampu menambah wawasan sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang menuntut kemampuan berpikir kritis, adaptif, dan profesional. Interaksi langsung dengan para praktisi media juga menjadi bekal berharga bagi mahasiswa yang nantinya ingin berkarier di bidang jurnalistik maupun komunikasi.
Selama kunjungan berlangsung, mahasiswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Berbagai pertanyaan disampaikan, mulai dari teknik peliputan, proses penyuntingan berita, pengelolaan media digital, hingga strategi mempertahankan eksistensi perusahaan pers di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya hubungan baik antara dunia akademik dan industri media. Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa diharapkan semakin memahami bahwa menjadi insan pers tidak hanya dituntut mampu menulis berita, tetapi juga menjunjung tinggi etika jurnalistik, tanggung jawab, serta komitmen dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada publik.
Kunjungan lapangan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNISKA Muhammad Arsyad Al Banjari dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif. Dengan mempertemukan mahasiswa secara langsung dengan praktisi media, diharapkan lahir lulusan yang tidak hanya menguasai teori komunikasi, tetapi juga siap menghadapi dinamika industri media yang terus berkembang. (nug/KPO-3)















