Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Fakultas Hukum ULM Dorong Pentingnya Peran Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Rumah Sakit

×

Fakultas Hukum ULM Dorong Pentingnya Peran Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini
IMG 20260608 WA0041 e1780910419286
Kegiatan Program Dosen Wajib Mengabdi yang diselenggarakan Fakultas Hukum ULM Banjarmasin di RS Tk III Dr R Soeharsono, Senin (8/6/2026). (Kalimantanpost.com/hamdi).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin menyoroti pentingnya peran Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan (PPK) Kekerasan di lingkungan rumah sakit dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang aman bagi tenaga kesehatan maupun pasien.

Hal itu disampaikan dalam Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWM) Fakultas Hukum ULM bertajuk Building a Safe Hospital Ecosystem: Optimalisasi Peran Satgas PPK di Rumah Sakit yang berlangsung di Rumah Sakit (RS) Tk. III Dr R Soeharsono, Senin (8/6/2026).

Kalimantan Post

Dalam kegiatan tersebut dibahas berbagai potensi kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan rumah sakit, mulai dari kekerasan verbal, intimidasi, hingga tindakan yang berpotensi mengganggu keselamatan tenaga kesehatan dan kualitas pelayanan kepada pasien.

Tim Dosen Fakultas Hukum, Daddy Fahmanadie mengatakan masih ada beberapa rumah sakit yang belum spesifik terhadap atensi Satgas PPK tersebut.

“Beberapa rumah sakit itu mereka hanya memiliki satgas pengaduan dalam hal eksternal saja,” ungkapnya.

Padahal lanjut Daddy, keberadaan Satgas PPK ini sendiri harusnya sudah bersifat internal maupun eksternal.

Menurutnya posisi satgas ini cukup urgensi sifatnya. Mengingat lingkungan rumah sakit termasuk rentan terjadi kekerasan verbal maupun fisik. Bahkan tindakan perundungan hingga tindakan seksual.

“Berdasarkan dari kasus-kasus yang pernah terjadi dan banyak kasusnya viral. Makanya melihat dari itu, kita rasa peran Satgas ini penting untuk di lingkungan rumah sakit,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Urusan Tata Usaha (Kaurtu) di RS Tk III Dr R Soeharsono, Kapten Ckm Saripurnayuwa sangat menyambut baik kegiatan tersebut untuk nantinya diimplementasikan di institusinya.

“Kami menerima masukan dari kegiatan ini dan kami akan kolaborasi dengan pokja-pokja akreditasi. Selain itu, kami juga akan segera bentuk dan sesuaikan organisasi Satgas PPK ini,” kata Kapten Ckm Saripurnayuwa.

Baca Juga :  Oktober Mendatang UMKM Wajib Miliki Sertifikasi Halal, Disperdagin Banjarmasin Makin Gencar Sosialisasi

Lebih lanjut, ia mengungkapkan di RS Tk III Dr R Soeharsono sendiri selama ini memiliki penanganan dan pencegahan kekerasan di lingkungan rumah sakit yang serupa dengan Satgas PPK.

“Penanganan dan pencegahan kekerasan ini di tempat kami bergabung dengan tim komplen di rumah sakit,” sebutnya.

Diakuinya tindak kekerasan di lingkungan RS Tk. III Dr. R. Soeharsono termasuk sangat minim terjadi. Mengingat lingkungan yang berada di bawah militer.

“Jadi masalah pengamanan Insya Allah sudah jelas karena kami ada Urpan (Urusan Pengaman) dan lain-lain. Cuman tetap Satgas PPK akan jadi atensi kami juga ke depan,” pungkasnya. (ham/KPO-3).

Iklan
Iklan