BARABAI, Kalimantanpost.com – Tim MAN 3 HST berhasil menyingkirkan Putra Mahbara melalui drama adu penalti pada lanjutan Turnamen Sepak Bola Bupati HST Cup 2026, di Stadion Murakata Barabai, Minggu (14/6/2026).
Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim saling menampilkan permainan menyerang dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.
Namun, rapatnya pertahanan serta penampilan gemilang para penjaga gawang membuat tidak satu pun gol tercipta sepanjang waktu normal.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap imbang 0-0. Sesuai regulasi turnamen, pemenang harus ditentukan melalui babak adu penalti.
Di babak tos-tosan itu, para eksekutor MAN 3 HST dan Putra Mahbara tampil lebih tenang dan efektif dalam menuntaskan tugasnya. Namun, Putra Mahbara gagal memaksimalkan peluang yang dimiliki.
Hasil adu penalti akhirnya memastikan MAN 3 HST keluar sebagai pemenang dan berhak melaju ke babak berikutnya pada Turnamen Sepak Bola Bupati HST Cup 2026 dengan skor 4-3.
Kemenangan itu pun disambut meriah oleh para pemain, ofisial dan suporter MAN 3 HST yang hadir di Stadion Murakata.
Kiper MAN 3 HST, Juandi mengatakan, permainan kali ini cukup menyusahkan dan melelahkan bagi mereka.
“Penampilan hari ini masih kurang maksimal. Ke depannya akan lebih baik dari hari ini, kami akan perbanyak latihan,” ujarnya.
Sementara, Pelatih MAN 3 HST, Raihan berharap dapat melaju sejauh mungkin di turnamen Bupati Cup ini.
“Pertandingan tadi berjalan cukup ketat. Kedua tim bermain disiplin sehingga tidak ada gol yang tercipta. Beruntung kami bisa lebih tenang saat adu penalti dan meraih kemenangan,” tutupnya.
Sementara itu partai ke dua, Panjalu United berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas MMC Reborn pada lanjutan Turnamen Sepak Bola Bupati HST Cup 2026, di Stadion Murakata Barabai, Minggu (14/6/2026).
Gol semata wayang di pertandingan tersebut tercipta di menit ke 21 babak pertama melalui pemain bernomor punggung 6, Gufran.
Gol itu menjadi penentu kemenangan Panjalu United sekaligus mengantarkan timnya melangkah ke babak berikutnya.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. MMC Reborn beberapa kali berupaya menyamakan kedudukan, namun rapatnya pertahanan Panjalu United membuat skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pemain Panjalu United, M Al Hadad mengaku bersyukur atas hasil yang diraih timnya. Menurutnya, pertandingan berjalan menarik dengan perlawanan yang cukup kuat dari lawan.
“Pertandingan hari ini sangat luar biasa dan perlawanan musuh juga kuat. Tapi kita tetap saling menjaga, jangan sampai ada yang cedera, yang penting permainan sportif, aman dan terkendali. Sukses pertandingannya,” ujarnya.
Sementara, Manager Panjalu United, Salpia Riduan menegaskan, pihaknya tidak menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Menurutnya, format turnamen yang menggunakan sistem gugur membuat setiap tim harus fokus meraih kemenangan sejak awal pertandingan.
“Karena turnamen sepak bola ini sistem gugur, cetak gol duluan, menang!” tegasnya.(ary/KPO-4).















