BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Persoalan pembebasan lahan di kawasan Jalan Veteran kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Banjarmasin. Dalam keterangannya usai menghadiri Rapat Paripurna Tingkat I DPRD Kota Banjarmasin, Senin (15/6/2026).
Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan penyelesaian pembebasan lahan menjadi faktor penting untuk memastikan berbagai proyek strategis dapat berjalan sesuai rencana.
Menurut Yamin, sejumlah program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah daerah kerap terkendala akibat proses pembebasan lahan yang belum tuntas. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat pelaksanaan proyek, tetapi juga berdampak terhadap serapan anggaran daerah yang pada akhirnya berpotensi menimbulkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa).
Ia mengungkapkan persoalan pembebasan lahan di kawasan Veteran menjadi salah satu contoh yang berulang kali memengaruhi pelaksanaan program pembangunan. Karena itu, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh persoalan administrasi maupun teknis dapat diselesaikan sebelum anggaran dialokasikan.
“Kalau pembebasan lahannya belum selesai, jangan sampai anggaran terus dimasukkan setiap tahun lalu kembali menjadi Silpa, persoalan ini harus dituntaskan terlebih dahulu,” tegas Yamin.
Ia menilai penyelesaian pembebasan lahan harus menjadi prioritas agar proyek-proyek yang telah direncanakan tidak terus mengalami penundaan. Dengan kepastian lahan, pemerintah daerah dapat lebih leluasa menjalankan program pembangunan tanpa dibayangi kendala hukum maupun administratif di kemudian hari.
Selain itu, Yamin juga menyinggung proyek National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) yang berada di kawasan Jalan Veteran. Menurutnya, proyek tersebut memerlukan koordinasi lanjutan dengan berbagai pihak agar target pelaksanaan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan.
“Kita tentu berharap seluruh proses bisa berjalan lancar, koordinasi dengan pihak-pihak terkait terus dilakukan agar pembangunan yang direncanakan dapat segera direalisasikan,” ujarnya.
Wali Kota menegaskan bahwa pembebasan lahan yang tidak kunjung selesai hanya akan membuat anggaran mengendap dan mengurangi efektivitas pembangunan. Karena itu, ia meminta seluruh pihak yang terlibat dapat bersama-sama mencari solusi agar persoalan yang telah berlangsung cukup lama tersebut segera menemukan titik terang.
Pemerintah Kota Banjarmasin berharap penyelesaian pembebasan lahan di kawasan Veteran dapat membuka jalan bagi percepatan berbagai proyek strategis yang selama ini tertunda. Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran daerah. (nug/KPO-3)















