Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Air Mata Haru Iringi Wisuda Dua Bersaudara di UNISKA, Buah Perjuangan Ayah Teknisi dan Ibu yang Tak Pernah Menyerah

×

Air Mata Haru Iringi Wisuda Dua Bersaudara di UNISKA, Buah Perjuangan Ayah Teknisi dan Ibu yang Tak Pernah Menyerah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260729 WA0043 1 scaled
Usai kelulusan Andi Samampa berfoto bersama keluarga. (KP/Repro)

BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Tangis haru tak terbendung saat pasangan suami istri asal Sulawesi, Andi Samampa Singke dan Andi Joharmanika, menyaksikan dua anak mereka berdiri di atas panggung wisuda Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari, Rabu (29/7/2026).

Bagi keluarga sederhana itu, momen tersebut bukan sekadar seremoni akademik. Di balik toga yang dikenakan kedua putra-putrinya, tersimpan kisah panjang tentang pengorbanan, kerja keras, dan doa yang tak pernah putus.
Dua anak yang berhasil meraih gelar sarjana adalah Andi Annisaa Salbia Samampa, S.H., serta Andi Muh Mario Nafis Samampa, S.M.

Kalimantan Post

Keberhasilan mereka menjadi kebanggaan sekaligus hadiah terindah bagi kedua orang tua yang selama ini berjuang tanpa mengenal lelah.

Andi Samampa, yang bekerja sebagai seorang teknisi, mengaku seluruh jerih payahnya selama bertahun-tahun hanya memiliki satu tujuan, yakni memastikan anak-anaknya memperoleh pendidikan setinggi mungkin.

“Demi pendidikan anak, saya akan terus berusaha agar mereka bisa meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Di sampingnya, sang istri, Andi Joharmanika, tak kuasa menyembunyikan rasa haru. Selama ini, ia menjadi penyemangat suami dalam menghadapi berbagai keterbatasan demi mewujudkan impian kedua buah hati mereka.
“Demi anak, apa pun akan kami perjuangkan,” ucapnya lirih.

Bagi Annisaa Salbia, keberhasilan yang diraihnya hari ini bukan hanya hasil kerja kerasnya sendiri. Ia menyebut kedua orang tuanya sebagai sumber kekuatan yang selalu mengiringi setiap langkah dengan doa dan kasih sayang.

“Bagi kami, Ayah dan Ibu adalah mentari harapan sekaligus penyemangat hidup. Apa yang kami capai hari ini adalah buah dari perjuangan dan pengorbanan mereka. Kami hanya ingin terus berbakti dan membanggakan mereka,” katanya sambil memeluk kedua orang tuanya.

Baca Juga :  IKA UNAIR Kalsel Gelar Ekspo Kesehatan di Siring Tendean, Warga Nikmati Beragam Layanan Gratis

Pelukan hangat yang mengakhiri prosesi wisuda itu menjadi gambaran sederhana bahwa di balik setiap gelar sarjana, selalu ada orang tua yang rela mengorbankan tenaga, waktu, dan impian demi masa depan anak-anaknya. (fin/KPO-1)

Iklan
Iklan