Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Aksi Sosial Melibatkan Anak-anak SD/TK Sederajat

×

Aksi Sosial Melibatkan Anak-anak SD/TK Sederajat

Sebarkan artikel ini

BKOW Kalsel Bekerja Sama Dinas Kesehatan dan DP3AKB

1 4 klm Kontrak Pemprov 5 BKOW Kalsel bekerjasama dengan Dinas Kesehatan
SERAHKAN BINGKISAN - Selain diberikan pelayanan khitan gratis, anaknya juga diberi bingkisan berupa uang tunai, sarung dan tas sekolah yang kebetulan sangat diperlukan saat ini, menjelang kegiatan belajar kembali di sekolah.

BADAN Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Setempat, menggelar bakti sosial sunatan (khitanan) massal.

Aksi sosial yang melibatkan sebanyak 30 anak-anak SD/TK sederajat ini, berlangsung di lobi Kantor Gubernur Kalsel, di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 0 Banjarmasin, Sabtu (4/7).

Kalimantan Post

Sembari melihat proses khitanan dengan teknik elektrokauter (sunat laser), drg Ellyana menyemangati sejumlah anak, agar tetap kuat dan semangat.

Ketua BKOW Provinsi Kalsel, drg.Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat golongan ekonomi lemah atau kurang mampu yang merasa cukup berat membiayai khitanan anak mereka.

“Saat ini banyaknya anak yang dikhitan sebanyak 30 orang, mudahan nanti bisa lebih banyak lagi,” ujar drg Ellyana di sela-sela kegiatan.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Dinas Kesehatan dan DP3KB Provinsi Kalsel atas kerjasamanya hingga terlaksana kegiatan sunatan massal.

Selanjutnya disampaikan terima kasih kepada pada orang tua anak-anak yang dikhitan, atas kepercayaan mereka kepada pihaknya.

Diharapkan, dengan adanya kegiatan sunatan massal, anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh perlakuan medis yang aman dan bermartabat juga sebagai salah satu bentuk perlindungan anak dan upaya peningkatan akses layanan kesehatan dasar.

Sementara itu, Kepala DP3KB Provinsi, Husnul Hatimah menyebutkan, peserta sunatan massal juga mendapat bingkisan seperti mereka tas sekolah sarung dan uang tunai, setelah dikhitan para tim medis.

Husnul mengatakan, sunatan massal ini dalam rangka pemenuhan salah satu hak anak yang merupakan kebutuhan dasar kesehatan dan kebersihan pada anak laki-laki yaitu tindakan khitan (sunat).

Baca Juga :  Komisi I DPRD Banjarmasin Pelajari Reformasi Birokrasi dan SAKIP di Kota Bogor

Dimana Selain memiliki nilai agama dan budaya, khitan juga memiliki manfaat medis seperti mengurangi risiko infeksi saluran kemih, dan risiko lainnya.

Namun disadari, akses terhadap layanan khitan yang aman dan terstandar masih terbatas bagi keluarga kurang mampu karena kendala biaya, keterbatasan informasi, dan sebagainya.

Di tempat yang sama, Herlina, salah satu orang tua anak yang dikhitan, merasa senang dengan kegiatan yang digagas drg Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi dan bekerjasama dengan Dinkes dan DP3AKB.

Berkesempatan mendapatkan pelayanan khitan gratis untuk anaknya ini ujar Herlina, sangat membantu sekali bagi mereka yang memiliki pendapatan sebatas mencukupi kebutuhan rumah tangganya.

Terlebih, selain diberikan pelayanan khitan gratis, anaknya juga diberi bingkisan berupa uang tunai, sarung dan tas sekolah yang kebetulan sangat diperlukan saat ini, menjelang kegiatan belajar kembali di sekolah.

“Sangat terbantu, apalagi biaya sunatan sekarang mencapai satu juta, ” ujarnya.

Dalam proses sunatan massal, nampak para tim medis menanganinya menggunakan teknik sunat laser (elektrokauter) yakni menggunakan elemen pemanas elektrik untuk memotong jaringan dan langsung membekukan darah.

Prosedur ini minim perdarahan, pengerjaannya cepat (sekitar 15-30 menit), dan luka biasanya mengering dalam 5-7 hari.

Biaya pelayanan sunat laser berkisar antara Rp650.000 hingga Rp2.000.000 tergantung fasilitas kesehatan.(adv/K-2)

Iklan
Iklan