Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Bunda PAUD Banjarmasin Tekankan Penguatan Koordinasi dan Inovasi Layanan

×

Bunda PAUD Banjarmasin Tekankan Penguatan Koordinasi dan Inovasi Layanan

Sebarkan artikel ini
Hal 5 3 KLM KOntrak 1 6
BUKA KEGIATAN - Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani, membuka kegiatan Pendampingan dan Pembinaan Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD di Aula SMP Negeri 10 Banjarmasin, Rabu (8/7). (KP/ReproProkom)

Banjarmasin, KP – Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani, menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan peningkatan kapasitas pengurus Bunda PAUD dalam mewujudkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bermutu, kreatif, dan berkualitas.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Pendampingan dan Pembinaan Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD di Aula SMP Negeri 10 Banjarmasin, Rabu (8/7).

Kalimantan Post

Kegiatan yang diikuti Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan se-Kota Banjarmasin tersebut merupakan rangkaian pembinaan yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026.

Menurut Hj. Neli, PAUD merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan tumbuh kembang anak pada masa emas. Karena itu, Bunda PAUD di semua tingkatan harus mampu menjadi penggerak dalam mendampingi satuan PAUD agar terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Ia juga mengajak seluruh pengurus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, Dinas Pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan guna mendukung pelaksanaan program kerja yang lebih efektif.

“Kolaborasi yang baik akan melahirkan layanan PAUD yang semakin bermutu, kreatif, dan memberi manfaat bagi anak-anak di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Banjarmasin Farida Rachmawati, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Nira Ristinah, Bunda PAUD Kecamatan Banjarmasin Selatan, Bunda PAUD kelurahan, serta pengurus Pokja Bunda PAUD.(nau/K-5)

Baca Juga :  Jumlah SD di Banjarmasin Dinilai Terlalu Banyak, Sebaran Murid Baru Tak Merata
Iklan
Iklan