Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Kabel Bawah Laut NCC Mendarat di Batam, Perkuat Gerbang Digital Indonesia

×

Kabel Bawah Laut NCC Mendarat di Batam, Perkuat Gerbang Digital Indonesia

Sebarkan artikel ini
IMG 20260721 WA0039 1 e1784629721323
Mike Wiluan (Chief Executive Officer Nongsa Digital Park), Setyanto Hantoro (Managing Director Business 2 Danantara Indonesia), Kartika Listriana (Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia), Kris Wiluan (Chairman Citramas Group), Nyanyang Haris Pratamura (Wakil Gubernur Kepulauan Riau), Airlangga Hartarto (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia), Gan Kim Yong (Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura), Dian Siswarini (Direktur Utama Telkom Indonesia), Hotmangaraja Panjaitan (Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura), Andreas Sohmen-Pao (Chairman BW Group), dan Ludovic Hutier (Chief Executive Officer BW Digital) melakukan prosesi simbolis pendaratan kabel bawah laut Nongsa Changi Cable (NCC) di Batam, Senin (20/7). Kolaborasi strategis ini memperkuat koridor digital Indonesia–Singapura sekaligus mendorong pengembangan ekosistem digital regional melalui infrastruktur konektivitas berkapasitas tinggi. Kalimantanpost.com - Foto/HumasPTTelkom

BATAM, Kalimantanpost.com – Infrastruktur konektivitas digital Indonesia semakin diperkuat dengan berhasilnya pendaratan kabel bawah laut Nongsa Changi Cable (NCC) di Nongsa Digital Park (NDP), Batam, Senin (20/7). Proyek strategis hasil kolaborasi Telin, BW Digital, dan NDP ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas digital Indonesia-Singapura sekaligus mendorong Batam sebagai gerbang digital menuju pasar global.

Prosesi pendaratan kabel NCC turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong, Duta Besar RI untuk Singapura Hotmangaraja Panjaitan, Managing Director Business-2 Danantara Indonesia Setyanto Hantoro, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, serta jajaran TelkomGroup, Telin, BW Digital dan Nongsa Digital Park.

Kalimantan Post

Airlangga mengatakan, transformasi digital Indonesia harus ditopang infrastruktur dan konektivitas yang kuat. Kehadiran NCC dinilai menjadi fondasi terbentuknya koridor digital baru yang menghubungkan Indonesia dan Singapura.

“NCC menjadi fondasi fisik bagi terbentuknya koridor digital baru yang menghubungkan Indonesia dan Singapura, sekaligus semakin memperkuat posisi Batam sebagai gerbang digital Indonesia,” ujarnya.

Menurut Airlangga, infrastruktur tersebut juga diharapkan memperkuat posisi strategis Indonesia dan Singapura dalam ekosistem serta rantai nilai digital global, sekaligus membuka peluang investasi, inovasi, dan aktivitas ekonomi baru berbasis teknologi.

NCC memiliki panjang sekitar 50 kilometer dengan kapasitas 24 fiber pairs. Infrastruktur ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan konektivitas berkapasitas tinggi dan berlatensi rendah, seiring meningkatnya kebutuhan layanan cloud, hyperscaler, kecerdasan artifisial (AI), dan interkoneksi pusat data di Asia Tenggara.

NCC merupakan salah satu dari dua sistem kabel bawah laut Batam-Singapura yang dikembangkan TelkomGroup, bersama Indonesia Singapore Cable System (INSICA). Kabel tersebut juga menjadi bagian dari ekosistem Indonesia Cable Express (ICE) yang dikembangkan untuk memperkuat konektivitas digital internasional Indonesia.

Baca Juga :  Pemprov Kalsel Intensif Awasi Harga Pangan

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan, TelkomGroup berkomitmen memperkuat kedaulatan digital Indonesia melalui pembangunan infrastruktur digital yang berkelanjutan.

“NCC menjadi wujud kolaborasi strategis Indonesia dan Singapura dalam membangun ekosistem digital yang semakin terhubung dan berdaya saing,” katanya.

Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba menambahkan, NCC membuka koridor digital baru antara Indonesia dan Singapura sekaligus memperkuat kapasitas konektivitas internasional.

Infrastruktur ini, lanjutnya, akan mendukung pertumbuhan ekosistem cloud, AI, hyperscaler, hingga interkoneksi pusat data yang menjadi fondasi transformasi digital di kawasan Asia Tenggara.

Sementara itu, CEO BW Digital Ludovic Hutier menyebut keberhasilan pendaratan NCC sebagai langkah strategis dalam menghadirkan infrastruktur digital kelas dunia. NCC akan terintegrasi dengan ekosistem digital BW Digital yang mencakup jaringan fiber optik darat Citra Connect serta kampus pusat data NDP1 berkapasitas 144 MW di Batam.

CEO Nongsa Digital Park Mike Wiluan mengatakan, pendaratan kabel NCC bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi menjadi tonggak penguatan ekosistem digital Indonesia.

“Di Nongsa Digital Park, kami menyatukan konektivitas, pusat data, platform cloud, inovasi AI, talenta digital, serta perusahaan-perusahaan global ke dalam satu ekosistem yang terintegrasi,” ujarnya.

Dengan hadirnya NCC, Batam semakin memperkuat posisinya sebagai titik strategis konektivitas digital Indonesia. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menarik investasi baru, mendorong pertumbuhan pusat data dan industri digital, serta membuka peluang ekonomi baru bagi Indonesia di tengah pesatnya transformasi digital global.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan