Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Misteri Bayi dalam Plastik, Polsek Pelaihari Lacak Orang Tua Pelaku

×

Misteri Bayi dalam Plastik, Polsek Pelaihari Lacak Orang Tua Pelaku

Sebarkan artikel ini
IMG 20260711 WA0030 e1783756450714
Anggota TNI AD dari Kodim 1009/Tanah Laut yang bertugas di Posramil Batu Ampar, Serma Sugiyanto membantu menolong penemuan bayi. (Kalimantanpost.com/Repro warga)

PELAIHARI, Kalimantanpost.com – Warga Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut mendadak gempar pada Sabtu (11/7/2026) pagi.
Sesosok bayi perempuan yang baru saja dilahirkan ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terbungkus kantong plastik di kolong Jembatan Besi Angsau sekitar pukul 06.00 Wita.

Saat ditemukan, tubuh bayi malang tersebut masih berlumuran darah sisa proses persalinan.

Kalimantan Post

Kronologi penemuan bermula ketika salah seorang warga sedang melintas di bawah jembatan jalur poros Pelaihari-Banjarmasin tersebut menggunakan perahu kecil atau jukung.

Saat berada di perairan bawah jembatan, saksi dikejutkan oleh suara tangisan bayi.

Setelah dilakukan pencarian ke sumber suara, ditemukan sebuah tas kain yang di dalamnya berisi bungkusan kantong plastik putih berlapis dua tempat bayi malang tersebut disembunyikan. Saksi yang berada di lokasi sempat panik melihat kondisi sang bayi.

Tidak lama berselang, seorang anggota TNI AD dari Kodim 1009/Tanah Laut yang bertugas di Posramil Batu Ampar, Serma Sugiyanto, kebetulan sedang melintasi kawasan jembatan tersebut.

Melihat adanya kerumunan warga yang panik, ia segera berhenti untuk memeriksa keadaan.

Ia langsung turun ke bawah kolong jembatan guna mengevakuasi bayi tersebut menuju daratan untuk segera melarikan anak itu ke rumah sakit terdekat demi mendapatkan pertolongan medis darurat.

Peristiwa ini langsung memicu gelombang keprihatinan dan kecaman luas dari masyarakat Pelaihari, terlebih setelah rekaman video amatir proses evakuasi beredar cepat di berbagai grup percakapan digital.

Warga sangat mengutuk tindakan keji tersebut dan menuntut aparat penegak hukum segera meringkus pelaku.

Saat dikonfirmasi mengenai perkembangan penanganan kasus ini, Kepolisian Sektor Pelaihari menyatakan telah bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif di lapangan guna mengungkap identitas pelaku penelantaran anak tersebut.

Baca Juga :  Sejumlah Lokasi Digeladah KPK Terkait Kasus Suap Bupati Kuansing Riau

“Masih dalam proses penyidikan,” ujar Kapolsek Pelaihari, Ipda Karia Jaya, saat dikonfirmasi mengenai status kasus tersebut melalui pesan singkat, Sabtu (11/7/2026).

Pihak kepolisian menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan saksi-saksi untuk melacak keberadaan orang tua yang tidak bertanggung jawab itu.

Sementara itu, demi menjamin perlindungan dan perawatan jangka panjang yang layak, bayi perempuan yang saat ini dalam keadaan stabil di rumah sakit tersebut nantinya akan segera diserahkan dan ditangani secara resmi oleh Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut. (rzk/KPO-3)

Iklan
Iklan