Martapura, KP – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Banjar. Tiga wirausaha muda berhasil meraih penghargaan pada ajang Wirausaha Muda Pemula (WMP) Berprestasi Tingkat Kalsel Tahun 2026, di Hotel Roditha Banjarmasin, Kamis (30/07/2026).
Pada ajang tersebut, Hanifa dengan usaha Dimsum Lam berhasil meraih Juara I. Sementara Salim Vad’aq lewat usaha Jamu Moro Waras Terbaik II dan Nur Hikmah dengan usaha Dunia Sayur berhasil jadi Terbaik III.
Juara 1 Hanifa sampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. Baginya, kemenangan ini ganjaran dari konsistensi dan kerja keras untuk terus belajar dari kegagalan masa lalu.
“Ini kali kedua saya mengikutinya. Tahun lalu sempat ikut, namun belum rezeki untuk lolos. Alhamdulillah setelah tidak menyerah, tahun ini diberi kesempatan dan berhasil meraih juara,” ungkapnya.
Hanifa menjelaskan, usaha kuliner Dimsum Lam pertama kali dirintis pada Juli 2023. Berjalan selama kurun waktu satu tahun lebih, usaha ini menunjukkan pertumbuhan pesat.
“Hingga kini telah memiliki dua kedai aktif serta mempekerjakan delapan orang karyawan,” ungkapnya.
Salah satu kunci keberhasilan Dimsum Lam, terletak pada komitmen menjaga kesegaran dan kualitas produk. Berbeda dengan kompetitor yang umumnya menjual produk beku (frozen food), produknya mengusung konsep freshly made.
“Kelebihan usaha kami ada pada sajian dimsum yang fresh. Dicetak langsung di kedai lalu dikukus, jadi kami tidak menjual produk frozen. Kami sangat memperhatikan kualitas dan siap untuk melakukan scale up serta berinovasi,” terangnya.
Selain itu strategi pemasaran digital juga menjadi pendorong utama pesatnya penjualan. Dimsum Lam memanfaatkan media sosial secara masif serta mengoptimalkan layanan pesan antar kuliner digital, seperti Shopee Food, GoFood dan GrabFood.
“Kemenangan di tingkat provinsi ini tidak membuat kami berpuas diri. Saya telah menyiapkan sejumlah langkah strategi untuk melakukan pengembangan bisnis (scale up) secara berkelanjutan,” tandasnya.
Kedepan, yang siap dilakukan, memodernisasi pengelolaan usaha melalui sistem kasir dan pencatatan keuangan digital, meningkatkan kapasitas produksi dengan memperbaharui peralatan, membuka peluang kemitraan untuk memperluas jaringan usaha serta menghadirkan inovasi varian dimsum berbahan baku lokal, khususnya ikan khas Kalimantan.
“Kami harap Dimsum Lam tidak hanya mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, juga membawa nama baik industri kuliner Kalsel ke kancah nasional,” tandasnya.
Kadis Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) H Irwan Jaya melalui Kabid Kepemudaan Muhari menyampaikan apresiasi atas capaian para wirausaha muda tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti, pemuda Banjar memiliki kreativitas, inovasi dan daya saing mengembangkan usaha.
“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi pemuda lainnya untuk terus berinovasi, berwirausaha serta menciptakan peluang kerja yang bermanfaat untuk masyarakat,” tandasnya.
Dikatakannya, Pemkab Banjar melalui Disbudporapar terus berkomitmen mendorong lahirnya wirausaha muda yang tangguh melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, pendampingan dan pengembangan kapasitas kepemudaan.
“Sektor kewirausahaan menjadi salah satu ruang strategis bagi pemuda untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. (Wan/K-5)















