Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga AFT Syamsudin Noor Perkuat Kapasitas Petani di Banjarbaru

×

Pertamina Patra Niaga AFT Syamsudin Noor Perkuat Kapasitas Petani di Banjarbaru

Sebarkan artikel ini
IMG 20260723 WA0054 scaled
KELOMPOK TANI - Pertamina Patra Niaga AFT Syamsudin Noor menyerahkan secara simbolis bantuan sarana produksi pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan kepada Kelompok Tani Ngudi Rahayu di Banjarbaru. (KP/Opiq)

BANJARBARU, Kalimantanpost.com – PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan masyarakat. Melalui Program HILING (Penghijauan dan Pengelolaan Lingkungan), Pertamina Patra Niaga AFT Syamsudin Noor menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Petani melalui Penerapan Teknologi Hortikultura untuk Meningkatkan Produktivitas Berkelanjutan, bertempat di Balai Pertemuan Kelompok Tani Ngudi Rahayu, Jalan Tambak Tarap, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kamis (23/7/2026).

Hadir dalam kegiatan ini Alifa Meisarah (Sr. Spv. CSR & SMEPP Regional Kalimantan) dan tim, Dimas Budiman (AFT Manager Syamsudin Noor), Abu Yajid Bustami (Kepala DKP3 Kota Banjarbaru), Frins Usi Farina (Kepala BPP Landasan Ulin), Ahmad Rifani (Katimker Penyuluhan Kota Banjarbaru), Dr. Shinta Anggreany (Kapoksi Penerapan & Penilaian Kesesuaian BRMP Provinsi Kalimantan Selatan), Dinny Wahyuny (Camat Landasan Ulin), Fitria Khairani (Lurah Syamsudin Noor), Supri (Ketua LPM Syamsudin Noor), Rosadi (mewakili Kabid Penyuluhan) dan Rahmalina (mewakili Kabid Pertanian dan Perkebunan), serta puluhan anggota Kelompok Tani Ngudi Rahayu

Kalimantan Post

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga tersebut diisi dengan penyuluhan bagi petani dan penyerahan bantuan sarana produksi pertanian ramah lingkungan, di antaranya pupuk dan bibit unggul, serta pengenalan inovasi teknologi yang diharapkan mampu meningkatkan hasil dan kualitas produksi hortikultura secara berkelanjutan.

AFT Manager Syamsudin Noor Pertamina Patra Niaga, Dimas Budiman, mengatakan pihaknya tidak hanya memberikan bantuan sarana produksi, tetapi juga berupaya menghadirkan inovasi yang dapat mempermudah petani dalam mengelola lahan.

“Dalam kegiatan ini kami memberikan penyuluhan kepada para petani, sekaligus menyerahkan pupuk dan bibit unggul. Ke depan mungkin akan ada inovasi yang ditambahkan, baik dari sisi irigasi maupun monitoring kelembaban tanah dan teknologi lainnya. Kami juga membagikan bibit hortikultura seperti cabai, sawi, dan melon,” ujarnya.

Baca Juga :  Lima Bendungan Baru Perkuat Irigasi, Optimisme Swasembada Pangan Makin Kokoh

Dimas menjelaskan, hingga saat ini Pertamina telah mendampingi tiga kelompok tani di wilayah sekitar operasional perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami semaksimal mungkin mendukung kegiatan para petani agar produktivitas hasil pertanian mereka meningkat dan kualitasnya juga semakin baik,” katanya.

Menurutnya, pendampingan tidak berhenti pada proses budidaya. Pertamina juga berencana membantu petani memperluas akses pemasaran hasil panen.

“Selanjutnya untuk pemasaran akan kami koordinasikan bersama tim, mungkin melalui pelatihan pemasaran secara online maupun pemasaran secara tradisional,” tambahnya.

Hadir mewakili Wali Kota Banjarbaru, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarbaru, Abu Yajid Bustami, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pertamina dalam mendukung program ketahanan pangan di Kota Banjarbaru.

Ia berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut sehingga mampu meningkatkan kapasitas petani dan produktivitas sektor pertanian di daerah.

“Pertamina sudah sering bersinergi dengan Pemerintah Kota Banjarbaru. Kami berharap Pertamina terus eksis dengan program pemberdayaan masyarakat dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Abu Yajid juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru bersama DPRD telah menetapkan perlindungan terhadap lahan pertanian melalui kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

“Ada kurang lebih 1.000 hektare yang menjadi lahan LP2B dan tidak boleh dialihfungsikan dalam rangka menjaga ketahanan pangan di Kota Banjarbaru,” ungkapnya.

Menghadapi musim kemarau, lanjut Abu Yajid, pemerintah daerah terus memperkuat upaya penyediaan air bagi lahan pertanian melalui program pompanisasi.

“Tahun lalu kami mendapat bantuan 11 unit peralatan pompanisasi dari pemerintah pusat. Setelah dilakukan kajian di lapangan, Insyaallah akan ada 16 titik sumber air dalam yang akan dibangun bersama Pemerintah Kota Banjarbaru. Selain itu kami juga kembali mengusulkan bantuan pompanisasi kepada pemerintah pusat untuk menghadapi musim kemarau tahun ini,” jelasnya.

Baca Juga :  KADIN Banjarmasin Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 Gratis dan Festival Rakyat, Libatkan 40 UMKM

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Ngudi Rahayu, Sagim, mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan Pertamina. Kelompok tani yang berdiri sejak 2008 tersebut kini beranggotakan 30 petani dan mengelola lahan hortikultura seluas sekitar 40 hektare dengan komoditas utama cabai dan berbagai jenis sayuran. Menurutnya, bantuan CSR dari Pertamina menjadi tambahan modal yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan usaha tani.

“Mudah-mudahan bantuan ini menjadi tambahan modal bagi kami. Kami sudah sering melakukan panen dan terus berlanjut sampai saat ini. Untuk pemasaran juga sudah ada pelanggan yang datang sendiri ke tempat kami, baik pengepul maupun pedagang toko,” pungkasnya. (Opq/KPO-1)

Iklan
Iklan