Pelaihari, KP — Pemerintah Kabupaten Tanahlaut menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah aset fisik Masjid Hj. Siti Mariam dari Irjen Pol Andi Rian Djajadi.
Prosesi penyerahan resmi tersebut bertempat di Joglo Wicaksana Laghawa Polres Tanahlaut, Jumat (31/7/2026).
Agenda strategis ini dihadiri oleh Wakapolda Kalimantan Selatan, Kapolres Tanah Laut, jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pemuka agama, pimpinan perbankan, serta tamu undangan.
Sebelum penandatanganan dokumen, Bupati Tanahlaut bersama jajaran pimpinan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) telah melaksanakan verifikasi dan peninjauan langsung terhadap konstruksi fisik bangunan masjid.
Bupati Tanahlaut, H. Rahmat Trianto, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Irjen Pol Andi Rian Djajadi beserta keluarga atas hibah aset yang diamanahkan kepada pemerintah daerah.
“Tentunya saya selaku kepala daerah, mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan yang luar biasa atas dipercayakan atau dihibahkannya masjid ini. Masjid ini Insya Allah akan kami rawat, apalagi memakmurkan masjid adalah suatu ibadah dengan menyiapkan orang-orang yang mengurus dan melaksanakan kegiatan-kegiatan di dalamnya,” ujar Bupati Rahmat.
Lebih lanjut, Bupati memaparkan bahwa pengelolaan aset masjid ini akan diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2027–2028.
Pemerintah daerah merancang kawasan sekitar Masjid Hj. Siti Mariam menjadi pusat pelayanan publik dan pariwisata terpadu.
Kawasan tersebut nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas tempat istirahat (rest area), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), kebun binatang mini (mini zoo) untuk penangkaran satwa kijang endemik Tanahlaut, serta pembangunan Taman Palapa sebagai landmark wisata daerah.
Kebijakan penataan kawasan ini dirumuskan sebagai langkah antisipatif terhadap perubahan konstelasi lalu lintas regional akibat pembukaan jalur alternatif baru ruas Banjarbaru–Mantewe.
Pemerintah berupaya menjaga stabilitas ekonomi wilayah dengan memastikan Kabupaten Tanahlaut tetap menjadi simpul persinggahan strategis bagi para pelintas.
Sebagai tindak lanjut pengelolaan, pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat setempat akan membentuk struktur kepengurusan masjid yang profesional untuk menjamin kesinambungan kegiatan syiar Islam.
“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih selaku kepala daerah pemerintahan. Kami terima masjid ini, Insya Allah setelah penandatanganan ini kami berkomitmen untuk memakmurkan bersama seluruh warga masyarakat,” tutupnya.
Rangkaian acara ditutup dengan khidmat melalui pembacaan doa bersama demi kelancaran realisasi program pembangunan kawasan terpadu serta kemaslahatan masyarakat Tanah Laut. (rzk/K-6)















