NIGERIA, Kalimantanpost.com – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus memperkuat langkah internasionalisasi melalui partisipasinya dalam The 3 Indonesia – Kano Expo 2026 yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik ndonesia (KBRI) Abuja, Nigeria, pada 2-4 Juli 2026 di Afficent Event Centre, Kano.
Kegiatan yang mengusung tema “Advancing Trade, Building Collaboration” ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan Indonesia dar Nigeria, termasuk dalam bidang pendidikan,
Rektor ULM, Prof Dr Ahmad, didampingi Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Humas dan SIstem Informasi, Dr Ir Yusuf Azis hadir sebagai perwakilan universitas untuk memperkenalkan ULM kepada masyarakat Nigeria, khususnya calon mahasiswa yang berminat melanjutkan pendidikan tinggi di Indonesia.
Rektor ULM mengatakan, ULM membuka peluang seluas-|uasnya bagi masyarakat Nigeria, terutama yang berasal dari Kota Kano dan wilayah sekitarnya, untuk menempuh pendidikan di ULM.
“ULM memberikan kesempatan kepada nasyarakat Nigeria, khususnya di Kano untuk melanjutkan studi di ULM, Indonesia,” kata Rektor.
Rektor juga menjelaskan berbagai peluang kerja sama dan pengembanga bisnis di Kalsel yang dinilai memiliki kesamaan potensi dengar Kano.
Prof Ahmad menjelaskan potensi unggulan Kalsel yang menitikberatkan pada sektor pertanian, industri kelapa sawit, dan pertambangan batu bara.
“Kesamaan potensi tersebut diharapkan dapat menjadi landasan dalam membangun kolaborasi yang saling menguntungkar di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, maupun pengembangan industri,” jelasnua.
Keikutsertaan ULM dalamn Indonesia Expo Kano 2026 merupakan tindak lanjut atas undangan resmi dari KBRI Abuja yang mengajak perguruan tinggi Indonesïa berpartisipasi dalam promosi pendidikan.
“Melalui kegiatan ini, ULM memperkenalkan berbagai peluang studi yang dapat diakses oleh masyaraka Kano, mulai dari jenjang sarjana hingga pascasarjana, serta berbagai program akademik unggulan yang dimiliki universitas,” ujarnya.
Partisipasi ini menjadi wujud komitmen ULM dalam memperluas jejaring kerjasama internasional, meningkatkan daya saing global perguruan tinggi, serta memperkenalkan kualitas pendidikan tinggi Indonesia kepada masyarakat internasional, khususnya di Kano, Nigeria.
“Dengan semakin terbukanya akses bagi mahasiswa asing untuk belajar di ULM, diharapkan hubungan akademik antara Indonesia dan Nigeria dapat terus berkembang dan memberikar manfaat bagi kedua negara,” ungkap Prof Ahmad. (adv/lyn/KPO-4).















