Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Martapura

Ajarkan Revolusi Mental, Sekda Bekali Calon Paskibraka

×

Ajarkan Revolusi Mental, Sekda Bekali Calon Paskibraka

Sebarkan artikel ini
Hal 4 4 KLM Martapura Revolusi mental
REVOLUSI MENTAL - Sekda Yudi Andrea tanamkan nilai revolusi mental kepada calon Paskibraka. (KP/Wawan)

Martapura, KP – Pemkab Banjar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar Pembekalan dan Pelatihan Calon Paskibraka 2026, di Aula BKPSDM, Martapura, Senin (03/08/2026) malam.

Sebanyak 33 calon Paskibraka mengikuti kegiatan tersebut. Sekdakab H Yudi Andrea yang hadir sebagai narasumber menyampaikan materi Revolusi Mental Paskibraka sebagai bagian pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.

Kalimantan Post

Dalam paparannya Yudi menjelaskan, revolusi mental Paskibraka lahir dari kebutuhan untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan baris-berbaris, juga berkarakter kuat, berintegritas, disiplin, memiliki semangat nasionalisme serta jiwa kepemimpinan.

Dia juga memaparkan visi revolusi mental Paskibraka, yakni mewujudkan anggotanya sebagai teladan karakter bangsa yang unggul, berintegritas dan berjiwa revolusi mental.

“Menjadi anggota Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah. Karena itu, kalian harus menjaga sikap, disiplin dan integritas, tidak hanya selama masa pelatihan, juga dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah contoh yang baik bagi teman sebaya dan masyarakat,” pesan Yudi.

Menurutnya, implementasi program revolusi mental Paskibraka dilaksanakan melalui empat tahapan utama, berupa latihan fisik untuk membangun kebugaran, kedisiplinan dan daya tahan peserta. Pembinaan mental guna menanamkan nilai integritas, nasionalisme, tanggung jawab serta kecintaan terhadap tanah air.

Selanjutnya, peserta mendapatkan latihan praktik yang mencakup penguasaan tata upacara, Peraturan Baris Berbaris (PBB) serta simulasi pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih sesuai standar nasional.

“Tahap terakhir berupa pembinaan kesiapsiagaan melalui berbagai simulasi situasi lapangan guna melatih kemampuan mengambil keputusan, bekerja sama dalam tim serta menjaga ketenangan saat menjalankan tugas,” tandasnya. (Wan/K-5)

Baca Juga :  Dewan Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026
Iklan
Iklan