Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Bupati Tapin Ingatkan P3K, Status Aparatur Diikuti Tanggung Jawab Melayani

×

Bupati Tapin Ingatkan P3K, Status Aparatur Diikuti Tanggung Jawab Melayani

Sebarkan artikel ini
IMG 20260811 WA0029 1 scaled e1786444003981
Bupati Tapin H Yamani menutup menutup Orientasi P3K Angkatan I hingga VII di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin Tahun 2026 (Kalimantanpost.com/Repro Humas Pemkab Tapin)

RANTAU, Kalimantanpost.com – Bupati Tapin H Yamani meminta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tidak memandang status kepegawaian sebagai sekadar pencapaian administratif. Setelah menyelesaikan orientasi, mereka dituntut membuktikan tanggung jawab melalui integritas, disiplin, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pesan itu disampaikan Yamani saat menutup Orientasi P3K Angkatan I hingga VII di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin tahun 2026 di Pendopo Galuh Bastari, Rantau, Selasa (11/8/2026).

Kalimantan Post

Menurut Yamani, orientasi merupakan tahapan penting untuk membekali aparatur dengan pemahaman mengenai tugas, tanggung jawab, nilai dasar, serta etika sebagai bagian dari aparatur sipil negara. Karena itu, seluruh materi yang diperoleh selama orientasi harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Menjadi P3K bukan hanya memperoleh status sebagai aparatur pemerintah, tetapi juga mengemban amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Yamani.

Ia mengatakan tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks. Aparatur tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan yang dimiliki saat ini, tetapi harus terus meningkatkan kompetensi, mampu beradaptasi dengan perubahan, memanfaatkan teknologi, dan terbuka terhadap inovasi.

Yamani juga menekankan pentingnya integritas dan disiplin dalam menjalankan pekerjaan. Menurut dia, profesionalisme aparatur harus terlihat dari kemampuan memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas.

“Laksanakan tugas dengan baik demi terwujudnya pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Tapin,” katanya.

Ia berharap para P3K tidak berhenti pada selesainya kegiatan orientasi. Momentum tersebut harus menjadi awal untuk memperkuat komitmen dan dedikasi dalam menjalankan amanah sebagai aparatur pemerintah.

“Bekerjalah dengan hati, melayani dengan tulus, dan berikan kinerja terbaik untuk masyarakat dan daerah,” pesan Yamani.

Sementara Kepala BKPSDM Kabupaten Tapin Gt Ridha Jaya Wardana menambahkam pentingnya orientasi sebagai bagian dari proses pembentukan aparatur yang siap menjalankan tugas pemerintahan.

Baca Juga :  Pemkab Tapin Perkuat Kompetensi Penyusun Laporan Keuangan

“Pembekalan bagi P3K diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi berlanjut dalam pelaksanaan tugas di masing-masing perangkat daerah,” tambahnya.

Orientasi P3K Angkatan I sampai VII tersebut diikuti sebagai bagian dari proses penguatan kapasitas aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin.

Pemerintah daerah berharap keberadaan P3K dapat memperkuat pelayanan publik sekaligus mendukung kinerja pemerintahan.

Turut hadir penutupan orentasi Sekda Tapin Unda Absori, Asisten Administrasi Umum Fiqri Irmawan, Perwakilan BKD Kalsel, serta Kepala SOPD Lingkup Tapin.(abd/KPO-3)

Iklan
Iklan